KABUPATEN SUKABUMI

Pesan Bupati Sukabumi Saat Resmikan Masjid Jami Al-Hujaili di Padabeunghar

×

Pesan Bupati Sukabumi Saat Resmikan Masjid Jami Al-Hujaili di Padabeunghar

Sebarkan artikel ini
DIRESMIKAN : Bupati Sukabumi, Marwan Hamami didampingi Baba Nafi dari Arab Saudi, saat meresmikan Masjid Jami Al-Hujaili di Kampung Sungapan, RT 26/RW 06, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (18/02).(FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI)
DIRESMIKAN : Bupati Sukabumi, Marwan Hamami didampingi Baba Nafi dari Arab Saudi, saat meresmikan Masjid Jami Al-Hujaili di Kampung Sungapan, RT 26/RW 06, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (18/02).(FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, meresmikan Masjid Jami Al-Hujaili di Kampung Sungapan, RT 26/RW 06, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (18/02).

Masjid yang memiliki ukuran 17×17 meter persegi ini, dibangun atas donasi dari Baba Nafi bersama koleganya di Arab Saudi. 

Bank bjb Tandamata

Masjid yang berdiri megah ini, memiliki halaman yang sangatlah luas. Tak hanya itu saja, sekitar masjid itu dikelilingi pemandangan yang indah dan menyegarkan mata. 

“Kami sangat mengapresiasi pembangunan masjid ini. Karena, keberadaan tersebut membantu peningkatan sarana keagamaan di Kabupaten Sukabumi. Terlebih lagi, Bana Nafi ini, bukan kali pertama membangun masjid di Kabupaten Sukabumi,” kata Marwan kepada Radar Sukabumi pada Selasa (18/02).

Keberadaan masjid ini, sambung Marwan, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Terutama lewat hal-hal yang berkaitan peningkatan keagamaan. “Manfaatkan sebaik mungkin untuk kegiatan keagamaan. Termasuk di momen Ramadhan yang sebentar lagi,” ujarnya.

Apalagi, tempat ini sangatlah bagus. Sehingga, bisa dijadikan tempat untuk beribadah sambil bersantai. “Ini pemandangannya luar biasa. Tadabur alam di sini luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Al Hujaili, Legar Irawan mengatakan, kehadiran masjid yang telah dibangun ini sangatlah berdampak besar. Terutama dari jumlah jemaah yang semakin banyak. “Setelah dibangun, jamaah semakin banyak yang hadir ke masjid ini,” jelasnya.

Apalagi, area taman masjid ini sangatlah luas. Sehingga, sangat nyaman dipakai untuk bersantai. “Luasan total ada sekitar 700 meter persegi dengan biaya pembangunan sampai finishing itu, ada sekitar Rp3 Miliar. Tamannya cukup luas, ditambah dengan adanya pemandangan yang indah, cocok dijadikan tempat wisata religi,” terangnya.

Padahal sebelumnya, masjid ini sangatlah kecil. Apalagi tanah masjid ini merupakan wakaf dari salah seorang yang warga sejak beberapa puluh tahun silam. 

“Dulu mah masjid kecil, namun suka dipakai Jumatan. Alhamdulillah sekarang bisa semakin besar. Semoga dengan megahnya masjid ini, bisa semakin memacu untuk meningkatkan ibadah,” timpalnya.