BERITA UTAMA

Detik-detik 4 Santri Yaspida Sukabumi Tewas Tertimbun Longsor, Kodisi Lingkungan Ponpes Rawan 

×

Detik-detik 4 Santri Yaspida Sukabumi Tewas Tertimbun Longsor, Kodisi Lingkungan Ponpes Rawan 

Sebarkan artikel ini
DITINJAU : Petugas Kepolisian saat meninjau lokasi longsor yang menyebabkan 4 santri meninggal dunia di Ponpes Yaspida di wilayah Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)
DITINJAU : Petugas Kepolisian saat meninjau lokasi longsor yang menyebabkan 4 santri meninggal dunia di Ponpes Yaspida di wilayah Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI — Kejadian 4 Santri Yaspida Sukabumi Tewas Tertimbun Longsor di Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussyifa Yaspida Sukabumi disorot, bagaimana tidak kondisi lingkungan Ponpes tersebut kerap terjadi longsor dan menimbulkan korban jiwa, tidak kali ini saja beberapa waktu lalu juga ponpes tersebut pernah diterjang longsor dan menewaskan pekerja ponpes. 

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussyifa Yaspida Sukabumi, Rahmat Adi Kusuma mengatakan, kejadian tersebut menyebabkan empat santri meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka, setelah tertimpa tembok pematang kolam yang roboh.

Bank bjb Tandamata

Menurut Rahmat, kejadian bencana tersebut diperkirakan terjadi antara pukul 21:00 hingga 22:00 WIB, saat sejumlah santri berkumpul di sekitar kolam yang sebelumnya sudah mengalami longsor pada 5 November 2024 lalu.

“Di daerah tersebut sebenarnya sudah disampaikan agar tidak ada yang berada di sana, karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” jelas Rahmat kepada Radar Sukabumi di Gedung Auditorium Yayasan Yaspida Sukabumi pada Kamis (14/11).

Rahmat menambahkan, bahwa meskipun telah diberi peringatan, pada malam kejadian ada santri yang berkumpul di area tersebut. Tembok pematang kolam yang terbuat dari beton setinggi sekitar satu meter dan panjang 10 meter itu, akhirnya roboh, menimpa sembilan santri.

“Empat orang dinyatakan meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka. Semua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Secapa Polri Sukabumi. Alhamdulillah, kondisi yang terluka sudah membaik,” ungkap Rahmat.

“Jenazah santri yang meninggal dunia sudah disholatkan pada Subuh, dan pihak Ponpes membantu proses pemulangan jenazah ke rumah duka masing-masing dan sebagian ada yang diambil oleh pihak keluarganya ke sini,” timpalnya.

Pihak Ponpes Darussyifa, kata Rahmat, siap menanggung semua biaya perawatan bagi santri yang luka-luka, dan juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia. “Kami sudah menyerahkan jenazah kepada keluarga, dan mereka menerima dengan baik. Kami juga akan memberikan santunan sebagai bentuk perhatian kami,” ujarnya.

“Semua korban meninggal dunia ini seluruhnya kelas VIII. Sementara, untuk korban luka-luka mayoritas kelas VIII dan XI dan berusia sekitar 13 tahun dan selurunya berjenis kalamin laki-laki,” timpalnya.