CIANJUR – Buaya milik balai konservasi sumber daya (BKSDA) yang dititipkan dikolam milik koh Nuyan di jalan perintis kemerdekaan, Desa Sukamaju Kabupaten Cianjur, sebagian lepas ke aliran sungai pada saat malam ketika hujan deras pada Rabu (2/10) malam.
Menurut informasi buaya lepas tersebut pada malam hari ketika hujan deras yang mengguyur Cianjur, menyebabkan tembok jebol dan beberapa ekor buaya yang belum diketahui jumlahnya keluar. Untuk jumlah data total buaya yang ada dikolam jumlahnya ada 80 ekor.
Pemilik kolam Koh Nuyan mengatakan, kronologis lepasnya itu pas hujan deras, kalau perkiraan yang lepas dirinya tidak mengetahuinya.
“Yang baru ketangkap itu ada 8 ekor, sebagian ditangkap oleh pawangnya karena saya punya khusus,” terangnya kepada wartawan, Kamis (3/10).
Sambung dia, kalau penangkapan belum jauh dari lokasi, jadi masih bisa diatasi.
“Penangkaran ini dulunya untuk limbah dari ayam bangkai,” ucapnya.
Dirinya juga sudah menghubungi langsung BKSDA, sudah dari malam dihubungi, cuma hari ini dari mereka akan datang.
“Kalau status buaya itu milik BKSDA, jadi milik mereka yang dititipkan disini. Untuk penangkaran yang jebol semalam sudah langsung dilakukan pembentengan,” ucapnya.
Sementara itu Lurah kelurahan sayang Wiji Ekopambudi mengatakan, posisinya itu pada daat hujan besar terus aliran air yang melewati pagar kolam penangkaran jebol.
“Sebetulnya ini itu merupakan titipan dari BKSDA, jadi kewenangan dan pertanggungjawabannya itu punya BKSDA. Jadi buaya itu disimpannya disini,” paparnya.
Lanjut dia, untuk penitipannya itu dari data ada 80 ekor tapi untuk jumlah pastinya yang lepas itu belum diketahui.






