SUKABUMI — Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS Abdul Muiz mengarapkan momentum perayaan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jabar dijadikan untuk peningkatan dan pemerataan pembangunan di Jabar Supaya masyarakat Jabar sejahtera.
Selain itu, dirinya menginginkan pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat, termasuk perbaikan di 5 isu strategis pembangunan Jabar diantaranya; kemiskinan, pengangguran, stunting, inflasi dan pertumbuhan ekonomi, serta ketahanan pangan.
“Saya rasa apa yang dikatakan Ketua DPRD Jawa barat bahwa pencapaian di Jawa Barat ini belum maksimal, dan masih banyak hal yang perlu perbaikan atau peningkatan dalam segala aspek. Mudah-mudahan kedepannya akan lebih maksimal lagi, ada perubahan signifikan,”jelasnya.
Disamping itu, pihaknya pun menyinggung pentingnya pemerintah yang harus selalu mendengarkan aspirasi dari masyarakat. Pemimpin yang baik harus selalu mendengarkan aspirasi dari masyarakat, termasuk DPRD yang mempunyai kewajiban menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Jadi sudah seharusnya kita bekerja untuk mereka, apa yang menjadi hak rakyat harus diberikan sepenuhnya,” tegasnya.
Lebih lanjut dirinya menyoroti Jawa Barat yang dianggap masih jadi provinsi tertinggal karena sejumlah indikator makro pembangunan Jawa Barat masih berada di bawah angka nasional.
Mulai dari tingkat kemiskinan, rasio gini, pertumbuhan ekonomi, pengangguran terbuka, Nilai Tukar Petani, Nilai Tukar Nelayan (NTN), termasuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Hal ini menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pembangunan dan pekerjaan rumah untuk gubernur baru di periode selanjutnya,”terangnya.
“Stunting itu harus jadi target bersama, beberapa OPD terkait mestinya mereka saling menunjang. Saya kira kalau itu dilakukan bersama-sama,” pungkas dia.(adv)






