PALABUHANRATU – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, siap sambut pelaksanaan HCS (Healthy Cities Summit) 2024 yang akan dilaksanakan akhir bulan Juli mendatang.
Hal itu diungkapkan kepala dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Prasetyo, dimana saat ini jajara nya sedang mempersiapkan armada khusus untuk menjelang HCS, tidak hanya itu jajarannya akan mengadakan patroli sampah yang akan dimulai sejak tanggal 25 Juli 2024 nanti.
“Sekaligus kami juga edukasi kepada masyarakat di kawasan kawasan wisata, karena di kawasan wisata itu tanggung jawab pengelola kawasan, bukan tanggung jawab DLH, setelah mereka kumpulkan baru kita ambil itu harus di fahami,” ujar Prasetyo. Senin, (8/7).
“Jadi kalau ada kawasan wisata yang kotor itu pengelola wisatanya harus bertanggung jawab persoalan sampah sampah itu, jangan menyalahkan DLH nya,” imbuhnya.
Lanjut Prsetyo, tidak hanya itu jelang HCS dalam upaya penanganan sampah, jajaran DLH saat ini tengah melaksanakan perbaikan beberapa tempat pembuangan sampah sementara yang sudah rusak, dan kemungkinan kedepan lokasi yang overload akan dipindahkan.
“Iya seperti di Pangsor lio itu sudah kita bongkar, banyak yang harus di perbaiki sepanjang jalur Palabuhanratu – Cisolok. Insya allah minggu ini sudah mulai di kerjakan,” terangnya.
“Jadi ada yang harus di pindahkan, di perbaiki di cat atau di tutup, itu kan banyak TPS pintunya pada hilang terus mana yang masih layak dan tidak. Rata rata TPSS di pinggir jalan yang jadi tempat buangan semua orang, padahal TPSS di situ untuk masyarakat di situ, ya itu konsekuensi di pinggir jalan, siapa saja yang lewat pakai motor maen buang saja,” sambungnya.
Sehingga Prasetyo berharap upaya dalam penanganan sampah yang selalu berserakan sembarangan tersebut jelang HCS dan kedepan dapat tertangani dengan baik atau tidak ditemukan lagi.
“Pada prinsifnya bahwa masyarakat harus tanggung jawab pada sampahnya, jangan sampah saya, tanggung jawab DLH, harusnya sampah saya tanggung jawab saya, sisanya yang tidak bisa terolah itu tanggung jawab DLH untuk dibawa ke TPA,” paparnya.
“Ini bukan hanya menjelang HCS ini terus terusan, cuma kebetulan ada HCS, jadi semakin lebih di gebyarkan. Saya berupaya supaya kota kita bersih pada saat HCS dan setelah HCS pun kita lakukan terus jadi tidak hanya pada saat menghadapi HCS saja,” pungkasnya. (Ndi)






