BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Cuaca Ekstrim Kabupaten Sukabumi, Tiga Kecamatan Diterjang Longsor dan Angin Kencang

×

Cuaca Ekstrim Kabupaten Sukabumi, Tiga Kecamatan Diterjang Longsor dan Angin Kencang

Sebarkan artikel ini
Cuaca Ekstream Kabupaten Sukabumi
Warga dan P2BK saat gotong royong memperbaiki atap bangunan rumah warga di wilayah Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan

SUKABUMI – Memasuki musim hujan, tiga kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Sukabumi, diterjang bencana alam. Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat bencana alam itu, sejumlah rumah penduduk mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.

Manager Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu (04/11) ini, telah mengakibatkan Kecamatan Kadudampit, Kabandungan dan Kecamatan Parakansalak, tertimpa bencana angin kencang dan tanah longsor.

Bank bjb Tandamata

“Berdasarkan assessment di lapangan, dari tiga kecamatan itu, ada lima kejadian bencana alam selama hari Sabtu (04/11) sore itu,” kata Daeng kepada Radar Sukabumi pada Minggu (05/11).

Di wilayah Kecamatan Parakansalak, sambung Daeng, terdapat dua titik kejadian bencana alam. Yakni, pada Sabtu (04/11) sekitar pukul 16.30 WIB, telah dilaporkan terjadi rumah roboh milik Ibu Madria akibat diterjang angin kencang di Kampung Cikareo, RT 04/RW 07, Desa/Kecamatan Parakansalak

Sementara di TKP lainnya, cuaca ekstrim menyebabkan jalan milik pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, longsor sepanjang 6 meter dengan lebar 50 centimeter dan tinggi 3 meter, tepatnya di Kampung Bojonggaling, RT 03/RW 01, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak. “Bencana longsor yang terjadi sekira pukul 17.00 WIB ini, juga mengancam satu unit rumah milik Eman Sulaeman yang diisi lima jiwa,” tukasnya.

Sedangkan, bencana tanah longsor yang menerjang Kampung Gunug Jati, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, mengakibatkan jalan gang terputus. Selain itu, ada sebagian badan jalan mengalami retak dengan panjang 3 meter, tinggi 2 meter dan lebar 1,20 meter.

Ini dilaporlan terjadi sekitar pukul 17.20 WIB. Bukan hanya itu, di wilayah Kecamatan Kadudampit, tepatnya di Kampung Babakan Pala, RT 33/RW 09, Desa Cikahuripan, satu unit rumah milik Pak Oleh rusak, karena tertimpa pohon pasa pukul 17.50 WIB.

Ia menambahkan, cuaca ekstrim juga menyebabkan 29 rumah penduduk di Kampung Jabo, RT 05/RW 02 dan Kampung Cimanggu, RT 08/RW 02 serta Kampung Cingrit, RT 06/RW 04, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, rusak diterjang angin kencang.

“Sekitar pukul 17.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB, terjadi hujan lebat dan angin kencang. Sehingga, menyebabkan 29 rumah warga dengan jumlah jiwa sebanyak 140 orang, mengalami kerusakan pada dibagian atap bangunan rumahnya,” pungkasnya. (Den)