JAWA BARAT

Soal Kebakaran TPA Sarimukti Belum Berhasil Dipadamkan, Gubernur Ridwan Kamil Buka Suara

×

Soal Kebakaran TPA Sarimukti Belum Berhasil Dipadamkan, Gubernur Ridwan Kamil Buka Suara

Sebarkan artikel ini
TPA Sarimukti Kebakaran
Gumpalan asap tebal akibat kebakaran gunungan sampah di TPA Sarimukti, KBB. (foto: tangkap layar video Twitter @ridwankamil)

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, menyatakan soal kebakaran gunungan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini sedang dalam proses pemadaman.

Hal itu disampaikan Kang Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil – red) melalui akun Twitternya @ridwankamil, pada Kamis (24/8/2023) kemarin

Bank bjb Tandamata

Menurut Kang Emil, sejak hari pertama kejadian kebakaran yang diakibatkan puntung rokok yang dibuang sembarangan (penyebabnya -red).

Tim Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Pemeruntah provinsi (Pemprov) Jabar, dan Forkopimda KBB sudah di lapangan untuk berupaya memadamkan.

Bahkan, lanjutnya, belasan mobil Truk Pemadam Kebakaran (Damkar) sudah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang membakar gunungan sampah di TPA Sarimukti tersebut.

Namun sampai hari ini, kata Kang Emil, karena situasi yang kompleks (api dari gas metana bawah permukaan dan musim kemarau), sehingga belum sepenuhnya bisa dikendalikan.

“Mohon doanya. Kami terus berupaya,” ucap Kang Emil, yang dikutip dari akun Twitternya, Jumat (25/8/2023).

“Sebagai upaya tambahan, Tim BNPB sedang menyiapkan water bombing melalui helikopter dan BMKG sedang melakukan rekayasa cuaca agar terjadi hujan,” imbuhnya.

Untuk sementara sampah perkotaan akan dicarikan lokasi sementara pembuangan sampah disekitar TPA Sarimukti, kata Kang Emil.

Seperti diketahui kebakaran gunungan sampah di TPA Sarimukti, KBB tersebut terjadi sejak Sabtu (19/8/2023) lalu dan hingga kini dikabarkan kobaran api yang terus merembet itu belum berhasil dipadamkan.

Sementara itu, berdasarkan pantauan jurnalis RadarSukabumi, dibeberapa tempat pembuangan sementara (TPS) di Kota Bandung, sampah-sampah terlihat semakin menumpuk, karena belum bisa diangkut ke TPA.

Salah satunya di TPS yang berlokasi di wilayah Kiaracondong, Kota Bandung, dilokasi padat penduduk itu terlihat sampah menumpuk bahkan kerap menimbulkan bau tak sedap.

Sehingga para warga di sekitar TPS Kiaracondong dan penggyna jalan yang berlalu-lalang sempat mengeluhkan bau tak sedap akibat tumpukkan sampah tersebut. (Roni)