PENDIDIKAN

Ajang FLS2N SMA dan SMK Tingkat Nasional Diikuti 32 Kontingen, Begini Pesan Kadisdik Jabar

×

Ajang FLS2N SMA dan SMK Tingkat Nasional Diikuti 32 Kontingen, Begini Pesan Kadisdik Jabar

Sebarkan artikel ini
FLS2N Jabar
Kadisdik Jabar Wahyu Mijaya, melepas 32 kontingen FLS2N SMA/SMK untuk berlaga di tingkat nasional. (foto: Ist/Disdik Jabar)

BANDUNG – Sebanyak 32 kontingen yang diikuti para siswa-siswi jenjang SMA dan SMK dari Jawa Barat (Jabar) akan berlaga di Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2023.

Ke-32 kontingen tersebut secara resmi telah dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Wahyu Mijaya, pada Senin (21/8) lalu, untuk berlaga dan membawa nama Jabar di kancah nasional.

Bank bjb Tandamata

Wahyu Mijaya pun mengapresiasi atas pencapaian yang telah diraih oleh seluruh kontingen FLS2N. Menurutnya, ini merupakan momen yang sangat baik dan membanggakan.

Karena akan melepas siswa-siswi Jabar untuk berjuang di tingkat nasional. “Kita sama-sama doakan supaya adik-adik diberikan kemudahan, kelancaran, dan menjadi juara di tingkat nasional,” ujar Wahyu Mijaya, dilansir dari laman Disdik Jabar, Rabu (23/8).

Ia juga berpesan bahwa hidup ini sebuah proses. Tidak harus selalu lurus dan datar, tetapi bergelombang. “Berdasarkan penelitian, dengan kemiringan tertentu, bola diturunkan bergelombang akan lebih cepat sampai,” tuturnya.

Artinya, kata Wahyu Mijaya, bahwa sebuah proses dalam kehidupan itu memang perlu dinamika, tidak selalu harus dalam jalur yang lurus atau datar saja.

“Hari ini, adik-adik sudah berjuang di Kabupaten/Kota masing-masing dan berhasil mewakili Provinsi Jabar. Itu adalah pencapaian, sebuah prestasi tersendiri,” terangnya.

Dia berharap, agar upaya dan niat kebaikan ini jangan berhenti, lanjutkan di tingkat nasional. “Adik-adik harus mempunyai niat yang tinggi untuk menjadi juara, tapi jangan menjadi beban,” imbuhnya.

“Juara itu sebuah bonus dari usaha adik-adik. Yang penting, berupaya semaksimal mungkin, sebisa yang kalian lakukan,” kata Wahyu Mijaya, menambahkan.

Ketika menang atau kalah, lanjutnya, itu hal lain. Karena, ketika kalian mewakili Jabar, itu sudah suatu kemenangan tersendiri. Titiknya bukan tentang menang atau tidak, di nasional.

“Hidup kita ini bukan perlombaan sprint, tetapi maraton. Adik-adik harus mengatur napas dengan baik, harus berjuang dan berupaya terus-menerus,” ujarnya.

Jadi, hari ini lakukan yang terbaik, berjuang untuk Jabar, supaya menang. Namun, yang lebih penting, ke depan adik-adik harus menang dalam kehidupan kalian, tandas Wahyu Mijaya.

Wahyu Mijaya berpesan kepada bapak dan ibu guru yang mendampingi para kontingen, agar tidak hanya mendampingi segi fisiknya, tetapi juga mentalnya. Dalam proses tersebut, semangat mereka harus terus stabil.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu Guru yang mendampingi siswa- siswi, mudah-mudahan Allah memudahkan anak-anak kita menjadi pemenang di FLS2N tingkat nasional. Tetaplah berusaha, tetaplah berjuang!” serunya. (*/Roni)