CIKEMBAR – Dua orang bocah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegaldatar, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, dikabarkan hilang setelah tenggelam di Luwu Jungjung, sungai Cimandiri, tepatnya di Kampung Tegal Datar, RT 002/RW 006, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar.
Kapolsek Cikembar, Polres Sukabumi, AKP R Panji Setiaji kepada Radar Sukabumi mengatakan, peristiwa laka sungai yang terjadi pada Jumat (19/05) sekira pukul 15.30 WIB ini, bermula saat korban bernama Nisrinauhtarotul (8) dan Afika (8) bersama tiga orang temannya, pergi dari rumahnya masing-masing dengan tujuan untuk bermain dan berenang di aliran sungai Cimandiri Leuwi Jujung sekira pukul 15.00 WIB.
“Setiba di lokasi sungai, korban bersama teman-temannya langsung berenang,” kata Panji kepada Radar Sukabumi pada Sabtu (20/05).
BACA JUGA: Dua Bocah Sukabumi yang Hilang Tenggelam di Sungai Cimandiri Belum Ditemukan
Berdasarkan pengakuan dari teman korban, sambung Panji, sebelum dikabarkan tenggelam kedua korban tersebut telah berenang ke tengah sungai. Namun, diduga kedua korban itu tidak bisa berenang, akhirnya kedua bocah perempuan SD itu, hanyut.
“Saat kejadian, kondisi air tidak terlalu besar. Namun, memang menurut keterangan warga sekitar kedalaman sungai di Leuwi Jungjung itu, ada sekitar 4 meter,” imbuhnya.
Saat kedua korban tenggelam, kata Panji, salah satu teman korban sempat berniat menolong korban. Namun, teman korban merasa takut. Sehingga, mereka langsung pulang ke rumahnya masing-masing.
“Pada saat kejadian tersebut, tidak langsung diketahui, sehubungan ketiga teman korban tidak memberitahukan kejadian itu, dikarenakan takut,” bebernya.
Kedua korban diketahui tenggelam, bermula saat orangtua dari kedua korban itu, mencari-cari keberadaan korban, tepatnya saat Ketua RW dan guru ngaji korban, mendesak kepada teman-teman korban sekira pukul 18.30 WIB. “Nah, saat itu baru tiga teman korban ini menjelaskan kronologisnya dan dikabarkan kedua anak SD itu, tenggelam,” paparnya.
Setelah mengetahui kejadian tersebut, sejumlah anggota dari Polsek Cikembar langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk elakukan upaya pencarian bersama Tim SAR gabungan untuk menemukan kedua korban tersebut. “Pencarian dilakukan dari mulai titik awal TKP korban tersebut bermain, berenang hingga diduga hanyut tenggelam di aliran sungai Cmandiri. Namun, sampai Sabtu (20/05) sekira pukul 13.30 WIB korban belum juga ditemukan,” pungkasnya. (Den)






