CIKAKAK – Geram dengan kondisi jalan yang sudah lama rusak belum diperbaiki, puluhan perwakilan masyarakat di desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi datangi kantor desa. Kamis, (26/4).
Kedatangan puluhan perwakilan masyarakat langsung beraudensi dengan kepala desa didampingi sekretaris desa dan sejumlah staf pemerintahan desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.
Kepala Desa Ridogalih Desi Safari mengatakan, kedatangan puluhan masyarakat tersebut ke kantor desa untuk mempertanyakan dan memastikan jalan ruas Cempaka Ratu – Cipedes yang sudah lama rusak dan hingga kini belum mendapat perbaikan.
“Mungkin masyarakat sudah merasa kesal dengan kondisi jalan yang rusak, ini sudah lama rusak, dan memang belum mendapat perbaikan, ini status jalannya milik Kabupaten makanya perbaikan dilakukan pemda melalui dinas terkait,” ungkapnya.
Kata Desi lagi, kondisi ruas jalan kabupaten yang rusak tersebut memiliki panjang kurang lebih 3.000 meter dan sejak 2012 lalu memang hingga saat ini tahun 2023 belum mendapat perbaikan.
“Menurut saya wajar jika masyarakat menuntut dan mempertanyakan hal itu, karena kami pun sudah berharap lama segera diperbaiki,” jelasnya.
Lanjut Desi, jajaran pemdes bukan tidak pernah berupaya untuk melakukan perbaikan, setiap tahun mengajukan ke pemerintah daerah melalui Dinas pekerjaan umum untuk segera diperbaiki, namun hingga kini belum terealisasi.
“Intinya tadi masyarakat meminta perbaikan jalan segera dilakukan, meminta titik perbaikan dimulai dari ruas cempaka ratu – cipedes jika ada pembangunan jalan kabupaten tahun ini,” terangnya.
Desi berjanji akan segera melakukan kordinasi dengan pihak terkait dan menyampaikam tuntutan masyarakat tersebut.
“Kami dari pemdes Ridogalih sejauh ini selain melakukan pemeliharan dengan cara kerjabakiti dan sudah melakukan pengajuan melalui dinas terkait tiap tahun selalu diajukan,” imbuhnya.
Pantauan dilapangan, seusai mendengarkan penjelasan dari kepala desa terkait status jalan dan kewenangan perbaikannya, puluhan masyarakat membubarkan diri dengan tertib, dan berjanji akan kembali jika perbaikan tidak terealisasi dalam waktu dekat.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) wilayah Palabuhanratu Edi Mulyadi menanggapi keluhan masyarakat desa Ridogalih tersebut pihaknya telah melakukan upaya pengajuan dan memasukan data kerusakan jalan, namun begitu masih menunggu realisasinya.
“Kalau dari UPTD PU Palabuhanratu, kami sudah memasukin data kerusakan dan ajuan peningkatan jalan ke bidang program, kami masih menunggu,” timpalnya.
“Karena belum ada lelang untuk tahun ini, tentunya harapan kami juga sama dengan masyarakat mudah mudahan masuk sesuai yang UPTD ajuin,” tandasnya. (ndi).






