SUKABUMI – Buruh pabrik garmen yang berada di ruas Jalan Raya Selabintana, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, digegerkan dengan penemuan seekor ular sanca berwarna cokelat sepanjang 3 meter di plafon garmen pada Senin (26/09) siang.
Kasi Pencegahan, Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Sukabumi Hendar Iskandar mengatakan, ular sanca yang memiliki berat 8 kilogram ini, ditemukan oleh salah seorang buruk pabrik di bagian atap plafon pabrik Garmen. Saat itu, karyawan pabrik yang diketahui bernama Atep Hermawan ini, mendengarkan suara pergerakan yang dicurigai suara tersebut berasal dari atap plafon pabrik Garment.
“Setelah di cek, ternyata itu ditemukan seekor ular sanca dalam kondisi terluka. Tidak lama setelah itu, warga sekitar langsung melaporkan penemuan seekor ular sanca itu ke Damkar Kota Sukabumi,” kata Hendar Iskandar kepada Radar Sukabumi pada Senin (26/09).
Setelah mendapatkan laporan tersebut, ia bersama sejumlah anggota Damkar Kota Sukabumi langsung bergegas ke lokasi kejadian. Setiba di lokasi, petugas Damkar Kota Sukabumi langsung berupaya melakukan evakuasi ular sanca tersebut.
“Saat proses evakuasi, kami sempat kesuliatan. Lantaran, di lokasi ular itu terdapat ada kawat-kawat. Karena, dikhawatirkan terluka ularnya. Maka, sebelum dievakuasi ularnya, kita potong-potong dulu kawatnya,” ujarnya.
Lokasi pabrik Garment tersebut, sambung Hendar, dibelakang gedungnya terdapat pepohohan yang rindang dan rimbunan pohon bambu. Terlebih lagi, di kawasan pabrik tersebut terdapat sejumlah box kontainer yang dijadikan gudang oleh pabrik tersebut. Sehingga, tak ayal jika lokasi pabrik itu dijadikan sebagai habitat hewan liar. Salah satunya ular sanca karena berpotensi banyak ditemukan makanan ular di lokasi pabrik tersebut.






