BANDUNG – Pembangunan Rumah Deret Tamansari tambah runyam, kini warga dengan warga jadi tak akur. Perwakilan warga yang masih menolak dimulainya pembangunan rumah deret, Eva Eryani, menuding pihak yang menyatakan 95% warga Tamansari mendukung pembangunan Rumah Deret adalah bohong.
“Itu akal-akalan mereka saja,untuk membuat mental warga yang menolak down” katanya Eva di Masjid Al Islam, Tamansari, Kota Bandung, Minggu (11/2).
Eva menjelaskan saat ini masih banyak warga yang menolak Pemkot mulai membangun rumah deret. Dia menyebutkan, warga Tamansari yang tinggal di 26 rumah kini masih menolak. “Yang memggugat memang 4 orang. Tapi dibelakang yang 4 itu banyak warga yang juga sama-sama menolak,” sebutnya.
Dia menegaskan warga-warga yang menolak Pembangunan rumah deret akan terus melakukan perlawanan. Mereka berharap hasil keputusan PTUN berpihak pada warga.
Tudingan Eva dialamatkan kepada perwakilan warga RW 11 Tamansari , Akhir T Sukarya. Akhir mengeluarkan statement kepada media masa yang nenyebutkan Warga Tamansari mendukung pembangunan Rumah Deret. “Kami, 95 persen warga dari RT 5, 6, dan 7 sudah selesai, setuju juga mendukung Pemerintah Kota Bandung untuk melanjutkan upaya pembangunan rumah deret di RW 11 Tamansari,” tandasnya. [nif]



