SUKABUMI— Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Sukabumi, Sri Utami menyebutkan angka partisipasi pemilih dua Kecamatan di Kota Sukabumi masih rendah. Bahkan dalam catatan yang diketahui KPU berdasarkan waktu Pilkada, Pileg dan Pilpres Kecamatan Cibeureum dan Baros menurun hingga 20 persen. Untuk itu, wajar KPU akan menargetkan peningkatan partisipasi pemilih di dua daerah tersebut.
“Target ini akan dicapai melalui beberapa langkah, salah satunya dengan pendekatan terhadap tokoh dan merubah pola pikir warganya,” kata kepada Radar Sukabumi usai peresmian dan bimtek agen sosialisasi, Selasa (30/1).
Saat ini, KPU mengklaim akan merubah pola pikir masyarakat karena hak memilih itu sangat penting. Sebab itu, membedah mindset juga menjadi tugas agen sosialisasi agar masyarakatnya lebih terbuka terhadap pemilihan, sehingga masyarakat yang golput semakin berkurang.
“Sementara daerah yang cenderung lebih meningkat, yaitu Kecamatan Lembursitu. Bahkan, peningkatannya cukup signifikan dibanding kecamatan lainnya.” tuturnya.
Dirinya menambahkan, sosialisasi tersebut merupakan salah satu upaya KPU dalam memberikan pengetahuan agar dapat meningkatkan angka partisipasi masyarakat lebih tinggi lagi ke depan. “Daerah yang sudah aman akan terus ditingkatkan, sehingga target partisipasi di Kota Sukabumi 80 persen bisa tercapai.
” imbuhnya.
Kedepan dirinya berharap, dengan berbagai upaya yang terus digencarkan KPU dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk bisa memilih dalam pemilihan yang akan datang. “Kami berharap semua masyarakat dapat bekerjasama dengan KPU untuk mensukseskan Pilkada serta meningkatkan partisipasi pemilih. Jangan golput,” pungkasnya. (cr16/t)





