SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi gelombang tinggi kembali bakal terjadi di perairan Selatan Jawa Barat.
Berdasarkan data prakiraan, tinggi gelombang di wilayah Perairan Selatan Jawa Barat pada 3 September 2021 berpotensi mencapai ketinggian antara 3,5-5,0 meter dan berlaku hingga 4 September 2021 pukul 07:00 WIB.
Bahkan, pada Sabtu, 4 September 2021 diperkirakan ketinggian gelombang berpotensi mencapai 6 meter. Namun, kondisi ril di lapangan, ketinggian gelombang bisa berpotensi lebih tinggi dari prakiraan dan pantauan data satelit.
Gelombang tinggi di wilayah Perairan Selatan Jawa Barat sendiri, disebabkan oleh angin kencang hingga 25 knot (46 km/jam). Berdasarkan Skala Beaufort, angin sekencang itu dapat menyebabkan gelombang laut tinggi (gale).
Menyikapi prediksi BMKG tersebut, Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Yanyan Nuryanto mengaku siap siaga dan memberikan imbauan-imbauan kepada wisatwan yang datang serta pedagang yang berada di pesisir pantai.
“Informasi tersebut sudah saya terima sebelumnya dan kami dari sekretariat sudah memberikan informasi itu kepada seluruh pos-pos pelayanan dan pengawasan Balaswista di kawasan CPUGG (Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark) untuk waspada,” ujar Yanyan kepada Radar Sukabumi, Jumat (03/09).
Menurutnya, pengalaman robohnya menara Pos Istiqomah Citepus Palabuhanratu yang terjadi beberapa waktu lalu, menjadi pembelajaran.






