NASIONAL

Petani Cabai Desa Kampungbaru, Puncu, Lawan Serangan Virus Kuning Pakai Pestisida Minyak Cengkih, Daun Hijau Lagi

×

Petani Cabai Desa Kampungbaru, Puncu, Lawan Serangan Virus Kuning Pakai Pestisida Minyak Cengkih, Daun Hijau Lagi

Sebarkan artikel ini

MOH. FIKRI ZULFIKAR

Pagi masih menunjukkan dinginnya. Sinar mentari seakan malu-malu menunjukkan hangatnya. Namun para petani sudah bergegas ke ladang. Sebagian membawa perbekalan yang dimasukkan rantang besi. Cangkul hingga tangki semprot pun tergantung di punggungnya.

Bank bjb Tandamata

Mereka adalah petani Desa Kampungbaru, Kecamatan Puncu yang sedang bersemangat mengawali aktivitas. Sebab Selasa pagi, Selasa  (9/1), petugas Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri datang memberi solusi atas masalah mereka selama satu bulan ini.

Yakni pengendalian virus kuning yang merusak tanaman cabai. Virus yang dibawa hama kutu kebul itu membuat daun menguning dan mengeriting. Akibatnya, tanaman tidak berbuah lagi.
Melihat areal di sentra-sentra cabai Kabupaten Kediri –seperti di Puncu dan Kepung– dispertabun memberi solusi cara memerangi virus dengan pestisida nabati.

Ini lebih aman daripada pestisida kimia.
“Kami coba berikan cairan minyak cengkih agar tanaman cabai kondisinya bisa pulih lagi,” ungkap Kabid Holtikultura Dispertabun Kabupaten Kediri Anang Widodo saat ditemui di lokasi.

Di lahan cabai, petugas pengendalian virus langsung memberikan olahan minyak cengkih yang dikemas dalam botol bekas air mineral. Oleh para petani, sebagian cairan dicampur dengan air. Lalu dimasukkan tangki semprot. “Setelah diracik langsung disemprot ke tanaman cabai yang kena virus kuning. Insya Allah tanaman akan pulih,” terangnya.