CICURUG — Tanjakan maut jalan alternatif Tenjoayu, Kecamatan Cicurug kembali menelan korban. Kali ini, sebuah truk bak tertutup harus kembali mundur karena tidak kuat sampai menabrak pohon.
Kecelakan tunggal yang melibatkan Truk bernopol B 9942 BRX ini untungnya tidak menelan korban jiwa, karena saat kecelakan lalu lintas itu terjadi suasana jalan tengah sepi. Selain itu, truk yang kembali mundur tidak jatuh ke jurang karna tertahan oleh pohon.
Said (55), sopir truk mengungkapkan, Truk bernopol B 9942 BRX berangkat dari Bogor sekitar pukul 05.40 dan tiba di tanjakan tersebut sekira pukul 07.00 WIB. Sopir truk memilih jalan alternatif untuk menghindari kemacetan, namun pada saat menanjak truk tersebut tak kuat dan akhirnya bergerak mundur.
“Mungkin karena beban muatan cukup berat, jadinya truk tiba tiba mati mesin hingga menabrak pohon,” jelasnya, Sabtu (20/03/21).
Said mengakui dirinya sendiri tidak tau kontur jalan yang bakal dilalui. Namun, karena ingin lebih cepat sampai tujuan ia nekad dan harus mengalami kecelakaan akibat kelalaian berkendara. “Beruntung lalu lintas pada waktu itu sepi dan dibelakang mobil sayapun tidak ada mobil lagi,” terangnya
Akibat peristiwa ini, sopir mengalami luka lecet. Namun, truk mengalami kerusakan yang cukup berat, kemudian seluruh muatan cat akan dipindahkan ke mobil lain. “Untuk barang nanti di pindah ke mobil lain karna tetap harus didistribusikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Catatan Radar Sukabumi, dalam kurun waktu beberapa bulan kedepan, kecelakaan terjadi di tanjakan maut tersebut, mulai dari kecelakaan yang melibatkan truk bernomor polisi F 8055 C dan angkutan umum atau angkot bernomor polisi F 1990 NT terjadi di Jalan Alternatif Tenjoayu, tepatnya di Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (19/12/2020) sekira pukul 11.00 WIB.






