RADARSUKABUMI – Rupanya, potensi industri agro dan non argo di Kabupaten Sukabumi amat luar biasa. Namun, faktanya, khususnya pada pelaku Industri Kecil Menengah di Kabupaten Sukabumi belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.
Padahal, dengan kekayaan yang melimpah baik sumber bahan baku industri dan kreatifitas para pelaku IKM rasanya dapat menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sukabumi.
Kurangnya keberpihakan para pemangku kebijakan terhadap para IKM tersebut, diakui oleh Kepala Bidang Non Agro Dinas Perindustrian dan Sumber Daya Mineral (DPSDM) Kabupaten Sukabumi, Ujang Zulkifli. Menurutnya, kurangnya keberpihakan pada pemangku kebijakan terlihat dari sisi anggaran untuk pengembangan para pelaku IKM.
“Ya memang, harus diakui perhatian para pemangku kebijakan lebih terfokus pada UMKM dibanding dengan IKM. Padahal, Kabupaten Sukabumi saya mempercayai jika keberpihakan pemerintah kepada para pelaku IKM baik, maka Sukabumi akan maju dari sisi perekonomiannya,” jelas Zul saat berdialog dengan Radar Sukabumi.
Zul percaya, perhatian para pemangku kebijakan tersebut bakal mendongkrak pertumbuhan daerah. Karena memang, pada faktanya kendati perhatian masih cukup kurang namun perkembangan IKM di Kabupaten Sukabumi tidak bisa dipandang sebelah mata.
“IKM di Kabupaten Sukabumi itu amat luar biasa, artinya sektor apa yang tidak ada. Mulai dari perkebunan, pertanian, logam, kelautan dan lainya. Hanya saja memang, mereka masih harus diperhatikan oleh pemerintah dari sisi teknologi,” sebutnya.
Selain IKM bisa menjadi pilar ekonomi, daei sisi penyerapan tenaga kerja pun cukup bagus. Data sementara, jumlah IKM yang ada di Kabupaten Sukabumi mencapai 23 ribu yang terdiri dari berbagai sektor industri.
“Tinggal dihitung secara sederhana saja, bila satu IKM memiliki 5 karyawan saja, sudah berapa penyerapan tenaga kerjanya,” sebutnya.
Rencananya, jika memang dari sisi anggaran sudah didukung, DPSDM Kabupaten Sukabumi akan melakukan pendataan sebagai bahan dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.
“Kami tidak bisa menyebutkan anggaran secara keseluruhan, tapi memang daei 2017 lalu hingga saat ini DPSDM terbentuk, keberpihakan dari sisi anggaran masih dibilang jauh. Makanya, kami minta tengok lah kamu,” pungkasnya. (upi)






