DEPOK

Sadis, Ditemukan Potongan Kaki Perempuan Berkuteks Ungu di Setu Pengarengan

×

Sadis, Ditemukan Potongan Kaki Perempuan Berkuteks Ungu di Setu Pengarengan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

RADARSUKABUMI.com – Potongan kaki kiri manusia ditemukan di Setu Pengarengan, Cisalak, Sukmajaya, Kota Depok. Siapa pemilik kaki kiri ini? Dan apa yang terjadi kepadanya.

Salah satu ciri dari potongan kaki itu adalah berkuteks ungu. Diduga kuat merupakan kaki milik perempuan.

Bank bjb Tandamata

Potongan kaki tersebut ditemukan di dalam plastik warna hitam. Hal ini kemudian dilaporkan ke pengurus Masjid Al Mannar dan kepolisian.

Polisi kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini potongan kaki tersebut sudah berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Potongan kaki kiri ini ditemukan Petugas PUPR Satgas Banjir, Selasa (8/6/2020) siang. Saat itu petugas hendak membersihkan setu.

Kapolresta Depok Kombes Azis Andriansyah mengatakan bahwa pihaknya masih menelusuri identitas si empunya potongan kaki tersebut.

Polisi mengimbau warga untuk melapor jika merasa kehilangan anggota keluarganya.

“Kita umumkan pada masyarakat siapa tahu ada warga atau keluarganya yang kehilangan anggota keluarga yang diduga korban penemuan kaki tersebut,” jelas Kapolresta Depok Kombes Azis Andriansyah dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (9/6/2020).

Polresta Depok telah menurunkan Tim Inafis untuk menelusuri identitas pemilik kaki tersebut. Namun polisi kesulitan, lantaran tidak ada database kependudukan yang menggunakan catatan kaki.

“Tentu tidak pernah ada data mengenai sidik jari yang ada pada kaki ya,” ucapnya.
Untuk itu, Azis mengimbau masyarakat untuk melapor ke pihak kepolisian apabila mengetahui ciri-ciri pada kaki tersebut.

“Kami umumkan ke media siapa tau ada yang merasa kehilangan keluarganya utamanya yang mengarah pada tindak pidana,” ujarnya.

Saat ini potongan kaki tersebut telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur guna keperluan autopsi. Polisi akan menyelidiki lebih lanjut asal-usul potongan kaki tersebut.

(ral/pojokbogor)