KampusPENDIDIKAN

UIN Bandung Peringkat Lima e-SMS PTKIN

×

UIN Bandung Peringkat Lima e-SMS PTKIN

Sebarkan artikel ini
BANGGA: Rektor UIN Bandung, Prof Mahmud (tengah) bersama para pembantu rektor.

BANDUNG, RADARSUKABUMI.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung meraih peringkat lima penilaian sistem manajemen strategis (SMS) berbasis aplikasi, dalam Dashboard e-SMS Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia 2019.

Hal itu tertuang dalam Surat Dirjen Pendidikan Islam Nomor B-1879.3/Dj.I/HM.01/06/2019 tentang pengumuman hasil pengisian dashboard e-SMS PTKIN se-Indonesia.

Bank bjb Tandamata

“Performa UIN SGD peringkat lima SMS menjadi anugerah untuk seluruh sivitas.Tentunya saya harus mengucapkan terimakasih kepada teman-teman Diktis yang sudah bekerja sedemikian rupa. Alhamdulillah berkat doa, usaha, dukungan dan arahan dari semua pihak, sehingga mampu meningkatkan rangking kita dari tujuh menjadi lima,” ungkap Rektor UIN SGD Bandung, Prof Mahmud di ruang kerjanya, Bandung.

Penilaian SMS ini dilaksanakan dari 6 Februari hingga 30 April 2019. SMS merupakan indikator penilaian Kerangka Pengembangan PTKIN yang dirancang Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam. SMS memetakan grand design pengembangan PTKIN pada tiga tahapan, yaitu Satuan Kerja (Satker) Biasa dengan sasaran Good University Governance, Satker Badan Layanan Umum (BLU) dengan sasaran Teaching University, dan Satker Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dengan sasaran Research University.

Tahapan pengembangan PTKIN yang diharapkan tercapai berdasarkan kerangka SMS yakni Good University Governance (GUG), University’s Performance Improvement (UPI), Competitive Advantages University( CAU), dan Global Recognition University (GRU).
“Ada tiga parameter indikator SMS,” imbuhnya.

Pertama, kriteria dan skor GUG: facilities, resources and supporting staff skor 25 persen, teaching skor 20 persen, leadership, management and governance skor 40 persen, dan research, publication, community services and cooperation skor 15 persen.

Kedua, kriteria dan skor UPI: improvement of facilities, resources and supporting staff skor 12,5 persen, improvement of teaching skor 45 persen, socioeconomic impacts 2,5 persen, excellence in leadership, management and governance skor 20 persen, dan improvement of research, publication, community services and cooperation skor 20 persen.

Ketiga, kriteria dan skor CAU: copetitive Socioeconomic impacts skor 20 persen, quality of teaching skor 35 persen, dan quality of research, publication, community services and cooperation skor 45 persen. Keempat, kriteria dan skor GRU: international outlook in socioeconomic impacts skor 45 persen; dan international outlook in research, publication, community services and cooperation skor 35 persen.

“UIN SGD berbasis pengisian e-SMS memperoleh nilai GUG 1.281,40, UPI 535,81, CAU 311,69, dan GRU 236,22. Total nilai 2.365,11 sebagai kategori Baik,” terang Mahmud.

Masuknya UIN SGD pada rangking kelima, kata Mahmud, merupakan satu tahap menuju World Class University. “Tentu ini tidak boleh berhenti pada posisi lima, kita harus masuk ke posisi tiga ke depannya. Kita bertahap untuk terus tingkatkan kualitas dalam tata kelola, karena hasil penilaian SMS peringkat 5 memantapkan UIN SGD pada tonggak National Competitive Advantages Tahun 2019-2024 sebagai persiapan menuju World Class University Tahun 2039-2045,” tandasnya.

(rom)