BERITA UTAMA

Listrik Padam Tak Ada Pemberitahuan, Warga Sukabumi Geram

×

Listrik Padam Tak Ada Pemberitahuan, Warga Sukabumi Geram

Sebarkan artikel ini
Listrik-Poek
Ilustrasi Listrik Poek

SUKABUMI – Warga Kabupaten Sukabumi memprotes soal listrik padam. Hal ini, membuat aktivitas warga terhambat. Terlebih lagi, pemadaman listrik tersebut dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tanpa pemberitahuan terlebih dahulu pada warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, akibat pemadaman listrik berjam-jam ini, selain diprotes warga juga menyebabkan aktivitas beberapa perusahaan di Kabupaten Sukabumi, lumpuh karena tidak bisa bisa beraktivitas sebagaimana mestinya.

Bank bjb Tandamata

Seorang warga Kampung Tanjakanlengka, RT 4/4, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Neneng Tita (40) mengatakan, pemdaman listrik yang terjadi sejak pukul 12.15 WIB ini, tidak ada sosialiasi terlebih dahulu terhadap warga. Akibatnya, banyak warga yang tidak siap menghadapi pemadaman listrik yang tiba-tiba tersebut. “Sampai pukul 19.25 WIB, listrik masih tidak menyala. Akibat pemadaman ini, aktivitas warga menjadi lumpuh total, khususnya bagi warga yang kesehariannya mengandalkan listrik,” jelas Neneng kepada Radar Sukabumi, kemarin (4/8).

Seorang santri di Pondok Pesantren Annidzom di Jalan Panjalu Selabintana, Kecamatan Sukabumi, Cep Ismatullah (30) mengatakan, akibat mati listrik ini, menyebabkan aktivitas ratusan santri di ponpes tersebut, lumpuh total. “Kami tidak bisa mengaji kitab. Karena, listriknya mati,” jelasnya.

Akibat mati listrik tersebut, sambung Ismatullah, ratusan santri telah memanfaatkan waktunya dengan cara meenghapal doa-doa. “Dari pada tidak berakrivitas, lebih kami manfaatkan waktu dengan menghapal kitab dan doa-doa,” imbuhnya.

Seorang penanggung jawab perusahaan ternak ayam broiler di CV Farm

Humas PT PLN Area Sukabumi Distribusi Jawa Barat dan Banten (DJJB), Wiwin Darwati mengatakan, pihaknya mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi yang menjadi pelanggan PLN. Pihaknya mengaku, pemadaman listrik ini terjadi bukan karena unsur kesengajaan. Namun, karena adanya gangguan pada sejumlah pembangkit listrik di daerah jawa.

“Pemadaman listrik ini, akibat gas turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip. Sementara gas turbin 7 saat ini dalam posisi mati. Selain itu, pembangkit listrik tenaga gas turbin Cilegon juga mengalami gangguan. Sehingga mengakibatkan aliran listrik di daerah Jabodetabek mengalami pemadaman,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemadaman listrik di Jawa Barat Jawa Barat akibat gangguan pada transmisi SUTET 500 kV yang mengakibatkan padaman di sejumlah daerah. Seperti Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

“Saat ini, PT PLN tengah berupaya melakukan penormalan. Kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal,” pungkasnya. (Den)