SURABAYA, RADARSUKABUMI.com – Kementerian Pendidikan merilis ada 58 kabupaten kota di Indonesia yang belum memiliki Sekolah Luar Biasa (SLB). Meski tak menyebut jumlah pasti di Jawa Timur, Kemendikbud memastikan kendalanya berupa lahan.
“Setidaknya dari angka tersebut, 40 di antaranya terdapat di luar Jawa, sedangkan sisanya tersebar di Pulau Jawa,” kata Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus, PPK Kemendikbud, Sanusi.
Sanusi enggan menyebut jumlah pasti kabupaten kota di Jatim yang belum memiliki SLB.
Namun diakuinya di Jawa Timur banyak memiliki SLB swasta. “Sedangkan SLB negeri belum cukup banyak. Termasuk di Surabaya belum memiliki SLB negeri,” tambah Sanusi.
Sanusi, menambahkan, SLB negeri dibutuhkan untuk meringankan beban masyarakat karena tanpa dipungut biaya pendidikan. Ia meminta, masing-masing kabupaten kota mampu membangun SLB negeri. Jika terkendala lahan, pemkot dan pemkab setempat seharusnya menyerahkan pada pemprov sebagai yang berwenang.
“Sarana prasarana juga didukung pemprov, sedangkan Kemendikbud akan membangun unit sekolah baru,” imbuh Sanusi.
Diakuinya, membangun SLB diperlukan juga dalam rangka proses pemerataan pendidikan sesuai sistem zonasi.
(yos/jpnn)




