CIKOLE, RADARSUKABUMI.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi meminta masyarakat untuk mewaspadai mewabahnya penyakit yang berpotensi muncul pada musim kemarau. Di antaranya, diare dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ritanenny mengatakan, ketersediaan air bersih yang terbatas pada musim kemarau menyebabkan masyarakat berisiko mengonsumsi air tak layak minum. Itu terjadi terutama pada masyarakat di wilayah yang mengalami krisis air bersih. ” Tapi Alhamdulillah untuk di Kota Sukabumi sendiri ketersediaan air bersih masih cukup dan bagus,” katanya.
Selain itu, meningkatnya resiko penyakit tersebut kata Ritanenny dikarenakan musim kemarau ini udara menjadi lebih kering dan berdebu. Debu yang tertebaran itu rentan mengandung kuman penyakit dan berpotensi masuk dan mengiritasi saluran pernapasan. ” Akibatnya, tubuh menjadi rentan terkena penyakit, khususnya jika daya tahan tubuh menurun,” ujar dia.
Ia menambahkan, penyakit ISPA dan diare itu kalau dimusim kemarau ini mengalami peningkatan resiko. Peningkatnya itu bisa menencapai 5 sampai 7,5 persen.
Untuk itu kata Ritanenny mengingatkan warga untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi sehingga tidak mudah terserang penyakit. Juga meminta warga untuk menghindari makanan yang bisa memicu penyakit-penyakit tersebut. ” Warga juga harus menjaga pola makan seperti mengurangi makanan pedas dan es,” terangnya.
Ritanenny menghimbau masyarakat agar lebih meningkat perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi diri sendiri dan lingkungan. Terus melakukan perilaku Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). “Intinya harus berprilaku sehat dan hidup bersih saja, supaya daya tahan tubuh kuat dan tidak rentang terkena penyakit, ” pungkasnya.
(bal)






