CIKOLE – Arus lalu lintas di beberapa ruas jalan di Kota Sukabumi mulai landai sejak H+4 Idul Fitri 1440 hijriyah.
Namun demikian, di ruas jalan tempat pembelanjaan masih terpantau kepadatan kendaraan.
Kepada Radar Sukabumi, Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP I Kadel Vemil mengungkapkan, puncak kepadatan di beberpa ruas jalan di Kota Sukabumi berakhir sejak H+2 Idul Fitri 1440 hijriyah. Rekayasa lalu lintas pun sudah tidak diberlakukan di semua ruas jalan Kota Sukabumi.
“Puncak kepadatan kendaraan di ruas jalan Kota Sukabumi terjadi pada H-2 lebaran, saat ini arus lalu lintas mulai landai kembali dan rekyasan pun sudah tidak diberlakukan,”jelasnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (9/6).
Sementara itu, Kepala Bidang Lalau Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Imran Wardani menambahkan, arus lalu lintas pada H+4 di Kota Sukabumi mulai landai.
Sebelumya, kepadatan terjadi hanya di ruas jalan pusat kota dan pusat pembelanjaan di Kota Sukabumi.
“Alhamdulilah, untuk Kota Sukabumi saat ini sudah mulai landai, kepadatan di pusat kota tidak nampak lagi terlihat sejak H+2 lebaran, adapun untuk jumlah kendaraan diprediksi meningkat dari tahun sebelumnya,” tambahnya.
Sedangkan kepadatan kendaraan di Kota Sukabumi, sebut Imran, terjadi sejak H-7 sampai H-1 Idul Fitri 1440 hijriyah.
Kepadatan tersebut, rata-rata terjadi di pusat kota, khususnya pusat pembelanjaan dan pasar.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya. Kepadatan yang cukup parah itu, H-7 sampai H-1 dan terjadi di ruas jalan pusat pembelanjaan, seperti Jalan A Yani, Jalan RE Martadinata, Jalan Harun Kabir, Jalan Tipar Gede dan Jalan Ir Djuanda,” sebutnya.
Adapun penyebab kepadatan, terjadi akibat meningkatkan jumlah kendaraan, pedagang musiman dan minimnya lahan parkir di Kota Sukabumi.
Sehingga, diberlakukannya rekayasa lalu lintas dan penutupan ruas jalan.
“Angka penjualan kendaraan di Kota Sukabumi ini cukup fantastis, sedangkan kita minim lahan parkir, ditambah kunjungan warga dan pedagang musiman setiap mau lebaran itu cukup banyak,” pungkasnya.
(upi/t)





