KOTA SUKABUMI

Arus Balik Kenaikan Penumpang Capai 70 persen

×

Arus Balik Kenaikan Penumpang Capai 70 persen

Sebarkan artikel ini
MENUNGGU BUS: Sejumlah penumpang saat menunggu bus di Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi. foto:ikbal/radarsukabumi

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com, – Arus balik di Terminal KH Ahmad Sanusi terlihat cukup tinggi.

Mulai dari H+1 sampai H+3 terus terjadi lonjakan penumpang yang cukup signifikan.

“Iya dari sesudah lebaran H+1 sampai sekarang terus terjadi lonjakan penumpang,” ujar Kepala Satuan Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi, Yukky Rakhmat Yunus, kemarin (9/6).

Yuki mengaku, puncak lonjakan penumpang terjadi pada H+3, yakni mencapai 60 persen sampai 70 persen dari hari biasanya.

Apalag hari ini (kemarin,red) merupakan hari terakhir libur nasional sehingga bisa dikatakan puncak arus balik.

“Dari H+1 itu sekitar 4.000 penumpang, sekarang mencapai 7.000 penumpang yang naik di terminal ini,” aku dia.

Pemudik yang paling mendominasi yakni dengan tujuan Kalideres, Lebakbulus, Tanjung Priok, Banjar dan Tasikmalaya.

Akibat kondisi itu sambung dia, pihaknya pun menggunakan bus cadangan untuk mengantisipasi penumpukan penumpang.

Saat ini, dari 10 bus cadangan yang disediakan, baru terpakai sebanyak 2 unit yang berasal daro sejumlah Perusahaan Otobus (PO).

” Yang beroperasi di Terminal ini jumlahnya 250 bus, dan bus tambahan baru 2 bus, untuk ke arah Kalideres dan Tasikmalaya,” akunya.

Meskipun terjadi penumpukan penumpang tapi kata Yukky masih bisa teratasi.

Soalnya para penumpangmenyadari dalam perjalanan terjadi kemacetan dibeberapa titik.

” Ya hampir 1 sampai 2 jam, itu lantaran kondisi macet. Untuk arah ke Tasik terjadi kemacetan di Nagrek Garut dan ke arah Jakarta di wilayah Sukabumi juga sudah macet belum di Ciawi,” ujarnya.

Yukky memastikan pelayanan di Terminal Tipe A ini berjalan dengan lancar.

Bus cadangan sudah disiagakan jika memang terjadi kembali lonjakan penumpang. ”

Bus cadangan sudah stand by, jika diperlukan nanti kami berkoordinasi dengan PO,” pungkasnya.

(bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *