Bulan suci Ramadan 1443 Hijriah merupakan bulan yang penuh berkah. Untuk mengisi kegiatan pada bulan keagungan tersebut, ratusan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Terpadu Al-Istoqomah di Jalan Pelabuhan II, Kilometer 10, Kampung Pasirmalang, RT 01/02, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, memfokuskan diri dengan Tahfidz Quran.
Pimpinan Ponpes Terpadu Al-Istiqomah, Buya Royanudin mengatakan, kitab suci umat muslim, adalah kitab Al-Quran. Untuk membumingkan dan memelihara kitab suci tersebut, maka dirinya berinisiatif untuk mengintensifkan Tahfidz Quran kepada seluruh santri yang tengah dipimpin di ponpesnya tersebut.
“Alhamdulillah, sambutan dari para santri tampak sangat antusias sekali. Jadi seluruh santri itu mengikuti Tahfidz Quran ini,” kata Buya Royanudin kepada Radar Sukabumi Selasa (12/04).
Menurut Buya Royanudin, Tahfidz Quran sudah menandai tradisi sejak di zaman Rasulullah SAW. Untuk itu, dimasa kini, dalam membudayakan tradisi tersebut Ponpes Terpadu Al-Istoqomah mengajak kepada seluruh santrinya untuk mengikuti dan mengintensifkan Tahfidz Qura oleh para penghapal, elain disamping tulisan Al-Quran.
“Nah, nanti pada malam Nuzulul Quran yang merupakan salah satu malam yang penuh keberkahan itu, akan kita tes semua santri kita itu. Jika dalam penilaiannya bagus, nanti mereka juga akan kami berikan rewad atau hadiah,” paparnya.
Selain mengintensifkan penghapalan kibat suci Al-Quran, ujar Buya, para santri di Pondok Pesantren Terpadu Al-Istoqomah ini, juga telah mengisi berbagai ragam kegiatan ibadah lainnya di bulan suci Ramadan 1443 H itu. “Seperti, mengintensifkan ngaji kitab kuning, tadarusan, tawasul, doa bersama dan lainnya,” timpalnya.
Menurutnya, sebelum memasuki bulan yang penuh berkah ini, ia selaku pimpinan Ponpes terlebih dahulu telah menetapkan jadwal kegiatan. Seperti pengajian kitab kuning yang dijadwalkan pada pagi hari, tepatnya setelah salat Subuh dan sore hari setelah salat Ashar. “Sementara, untuk malam harinya dijadwalkan setelah solat Tarawih, para santri melakukan pengajian tadarus yang sudah di bentuk kelompok yang ada di setiap asrama,” pungkasnya. (Den)






