Ramadan Bulan Pengampunan

USTD ABDUL WADUD, S.AG

A’udzubillah, Bismillaah, Walhamdulillaah

Puji syukur kehadirat Allah, sholawat dan salam semoga sampai ke Rosulillaahi, dan keluarganya, sahabatnya, juga kita sebagai umatnya yang senang menjalani sunnahnya.

Bacaan Lainnya

Rosululloh Bersabda : “Setiap anak adam pasti punya dosa. Dan sebaik baiknya pendosa adalah taubatan nashuha “.

Menurut Alfaqeer, bukti Allah sayang ke manusia adalah diberinya kita kesehatan, dan dia ciptakan rajanya bulan yang dipenuhi dengan keberkahan berhiaskan ampunan yakni bulan Ramadan yang dimuliakan sebagai wahana untuk munajat taubat kepada Allah yang maha pemberi rahmat.

Alfaqir katakan bahwa Romdlon artinya panas. Berarti jika kita berpuasa imanan wahtisaban, maka segala kesalahan kita akan panas terbakar dan akhirnya dosa masalalu pun akan habis terbakar. Dan kita bagaikan bayi yang baru dilahirkan, bersih tanpa noda.

Namun jika kita mau cermati isi haditsnya: yang petama berpuasa dan kedua menghidupkan dengan ibadah sunnah, yang harus di dasari dengan rasa iman dan ihsan, inilah mutiaranya yang harus diaplikasaikan agar dosa masa lalu dimaafkan dan predikat taqwa kita dapatkan. Oleh karena itu, hiasilah Ramadan dengan memperbamyak amalan sunnah dan doa

Allahohumma innaka afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annaa yaa kariim

Sungguh sayang jika momentum istimewa ini, tidak digunakan untuk mendapatkan ridho Allah.

Intisarinya adalah sabda Rosululloh : Wa’amaluhu mudlo’afun = amal ‘ibadah kita dilipat gandakan fahalanya.

Semoga kita bisa melangkahkan kaki menuju masjid. Meramaikan masjid bukan memperbagus bangunan masjid, tapi seyogyanya memperbagus bagunan tubuh dengan shodaqoh dan i’tikaf berharap ridho Allah di bulan maghfiroh.

Wallohua’lam baarokalloohulii walakum wal’afwaminkum

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *