Tempat Kembali Itu Bernama Keluarga

Hj Leni Liawati, S.Si
Hj Leni Liawati, S.Si (Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPD PKS Kabupaten Sukabumi)

Oleh: Hj Leni Liawati, S.Si
(Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPD PKS Kabupaten Sukabumi)

Harta yang paling berharga adalah keluarga

Bacaan Lainnya

Istana yang paling indah adalah keluarga

Puisi yang paling berharga adalah keluarga

Mutiara tiada tara adalah keluarga

Demikianlah sebagian lirik dalam lagu keluarga cemara. Lagu yang mengisahkan tentang betapa penting dan berharganya keluarga.

Institusi terkecil yang Allah hadirkan dalam kehidupan kita bernama keluarga. Dari sanalah kita semua berangkat menjadi individu yang tak lagi sendiri. Dari sanalah kita semua dikenalkan dengan limpahan kasih sayang yang tak sedikit.

Dari keluargalah kita terlahir untuk kemudian bisa melangkahkan kaki menjejakkan tapak diri di muka bumi. Tanpa keluarga, mustahil kita mampu tegak berdiri menghadapi segala angin ujian yang datang menerpa diri.

Bermula dari keluarga, seorang anak manusia diberikan hak-hak kehidupannya. Kebutuhan makanan, pakaian, tempat tinggal, kasih sayang, pendidikan,  dan pemenuhan hak-hak lainnya. Meskipun tak sedikit, di luar sana ada anak manusia yang tak seberuntung kita. Tak mendapati keluarga yang utuh untuk dijadikan tempatnya bertumbuh.

Begitu besar peran keluarga dalam membentuk seorang anak manusia menjadi pribadi-pribadi berkualitas. Bukan hanya untuk capaian hidup di dunia saja, namun terlebih untuk kehidupan akhirat kelak.

Bagaimana tidak, pertanggungjawaban seorang ayah terhadap anaknya, bukan hanya urusan pangan, sandang, papan dunia. Namun sampai pada akidah, akhlak, juga ibadah yang akan dihisab oleh Allah di hari perhitungan.

Betapa urgensi keluarga ini sungguh bukan main-main. Sampai Allah mengingatkan dalam salah satu ayatnya, “Jagalah dirimu dan keluarga mu dari api neraka! ” (QS. At-Tahrim ayat 6)

Perintah Allah ini tegas dan jelas. Peran keluarga  bukan hanya sekedar pemenuhan kebutuhan duniawi, tetapi ia mesti menjadi support system untuk mengupayakan agar seluruh anggotanya selamat dari api neraka.

Perintah Allah ini sekali lagi menyampaikan peran penting keluarga terhadap keselamatan seluruh anggotanya. Dunia dan akhirat.

Oleh karenanya, keluarga lah yang paling memiliki kasih sayang terbesar untuk kita. Keluargalah yang paling peduli terhadap kita. Keluargalah yang paling merindukan kehadiran kita.

Maka, sejauh apapun langkah kita mencapai titik tertinggi di muka bumi sekalipun, keluarga lah yang akan menjadi tempat kembali kita. Bukan teman. Bukan sahabat. Apalagi orang lain tanpa hubungan yang dekat.

Tempat kembali itu bernama keluarga. Sejenak kita tatap anggota keluaraga kita yang ada dengan tatapan sepenuh cinta. Genggam erat tangan mereka. Rangkul dengan sepenuh kasih dan sayang. Lirihkan doa sepenuh keyakinan, “Semoga Allah utuhkan keluarga kita sampai di surga. “

Selamat Hari Keluarga Nasional

Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga
PKS kabupaten Sukabumi

Pos terkait