Dalam konteks ini, sejatinya teknologi dapat menjembatani untuk memperdalam ikatan guru dan siswa misalnya dalam hal komunikasi dan pemantauan siswa baik dalam akademik, kinerja maupun sikap sehari-hari.
Dengan segala hal yang sudah dijabarkan di atas, perubahan ini menuntut para tenaga pendidik untuk senantiasa dan bersedia beradaptasi dan mengembangkan skill yang akan tetap relevan di era modern ini.
Contohnya pelatihan berbasis teknologi, pemahaman tentang dunia digital dan kecerdasan buatan (AI), ataupun kemampuan mengelola sistem akademik secara hibrida dengan menggabungkan unsur luring dan daring.
Tak luput, pemerintah dan berbagai instansi pendidikan harus bersedia mengadakan dukungan yang memadai bagi guru untuk menemani langkah mereka dalam menghadapi perkembangan zaman ini.
Meskipun semua sudah semakin canggih dan mutakhir, peran guru tak akan tergantikan. Justru pendidikan di masa depan adalah kolaborasi antar teknologi dan guru yang saling memudahkan satu sama lain untuk menciptakan pengalaman belajar baru dengan nuansa digitalisasi yang mumpuni. **






