CATATAN DAHLAN ISKAN

Many Belts Many Roads

×

Many Belts Many Roads

Sebarkan artikel ini

Masih ada dua senjata lagi yang dimiliki Amerika: diplomasi dan invasi. Tapi diplomasi saja tidak cukup. Untuk meminjam istilah politik di Indonesia: visi tanpa gizi tidak ada arti. Tanpa uang mana ada yang bisa menang? Invasi juga tidak berhasil. Bahkan hanya menimbulkan citra negatip. Invasi ke Irak, misalnya, justru Amerika membantu Syiah. Sejak Saddam Husain dijatuhkan Syiahlah yang berkuasa: selalu menang Pemilu di Irak.

Kini Amerika ingin menggabungkan semua itu: visi-gizi-amunisi. Caranya pun sudah ditemukan. Tanggal 17 Juli lalu, saat ViaVallen berulang tahun, DPR Amerika ketok palu: mengesahkan UU baru. Namanya: BUILD Act. Itulah undang-undang yang jadi dasar hukum berdirinya USIDFC. Uuh sulitnya nama ini. Singkatan dari United States International Development and Financial Corporation.

Bank bjb Tandamata

Agar tidak lupa, saya ulangi lagi singkatannya: USIDFC. Sulit hafal kan? Dalam sastra Arab (ilmu balaghah) kata yang sulit diucapkan seperti itu disebut tanafurul kalam. Harus dihindari. USIDFC adalah lembaga baru. Hasil merger antara USAID dengan OPIC.

Mungkin tidak akan ada lagi bantuan murni. Yang selama ini disalurkan lewat USAID. Mungkin semua bantuan bentuknya menjadi kredit. Kredit lunak: bunga murah, jangka pengembalian panjang, tidak perlu bayar bunga dan cicilan di tahun-tahun pertama (grace period).

Semua itu masih rencana. Belum tahu pastinya. Presiden Trump pun masih harus mengangkat dulu siapa pimpinan USIDFC itu. Jepang sudah lama punya lembaga seperti itu. Namanya: JBIC (baca: jebik). Bunga: cuma 2 persen. Masa pengembalian: 20 tahun. Grace period: 2 tahun. Murah dan ringan.

Maka JBIC-lah yang sejak awal orde baru membantu Indonesia. Karena itu proyek-proyek di Indonesia pernah didominasi Jepang. Serba Jepang. Mungkin seperti sekarang ini: serba Tiongkok. Sampai-sampai muncul Malari. Yang mencuatkan nama Hariman Siregar. Yang menolak kedatangan perdana menteri Tanaka. Yang rusuh itu. Di tahun 1974 itu.