CATATAN DAHLAN ISKAN

Defisit BPS

×

Defisit BPS

Sebarkan artikel ini

Maka perguruan tinggilah yang baiknya berinisiatif. Membedah data itu. Kalau perguruan tinggi negeri juga sudah terlalu terseret ke politik masih ada swasta. Kalau yang swasta pun sibuk Pilpres dan Pileg bagaimana? Baiknya lembaga kajian perbankan yang melakukan.

Pada saatnya nanti diserahkan kepada presiden hasil pemilu. Siapa pun yang terpilih. Agar presidennya langsung bisa tancap gas. Tidak perlu melakukan kajian lagi. Yang hanya akan membuat kehilangan waktu lagi.

Bank bjb Tandamata

Saya tahu bank-bank besar memiliki tim kajian ekonomi yang independen. Bank memerlukan data yang falid. Demi kejayaan bank tersebut. Sekalian dipersembahkan untuk negara.

Yang perlu dibedah adalah: Mengapa kita sulit menggenjot ekspor. Komoditi apa saja yang punya potensi digenjot. Bagaimana cara menggenjotnya. Siapa yang harus melakukan. Peraturan apa saja yang menghambatnya. Insentif rasional apa saja yang masih mungkin diberikan.

Saya menyesal: jalan-jalan terus. Tidak banyak tahu lagi data-data di balik itu semua. Demikian juga sebaiknya: impor. Di bidang impor sesungguhnya lebih mudah. Mencari datanya tidak sulit. Sudah sangat jelas. Mengapa defisit kita begitu besar. Penyebab utamanya: karena kita terlalu banyak impor BBM.

Saya coba mencari data mengapa impor BBM kita begitu besar. Waktu mencari data itu hanya dua jam. Harus segera menulis naskah ini. Tidak bisa mendalam. Yang saya dapatkan adalah: selisih angka yang sangat besar. Antara produksi minyak sendiri dan impor BBM.