Kedatangan Prabowo menemui SBY juga konsolidasi awal jelang fase transisi pembentukan pemerintahan baru, yang seringkali turbulensinya dinamis. “Terlebih Partai Gerindra yang langsung ada di bawah kepemimpinan Prabowo, praktis tidak mendapatkan coattail effect sama sekali dari Pilpres 2024 ini,” katanya.
Kondisi itu justru menyulitkan Prabowo, lantaran adanya ketergantungan terhadap partai politik dalam menghadapi ancaman politik di dalam pemerintahan ke depan.
“Kondisi itu membuat Prabowo memiliki tingkat ketergantungan (political dependency) yang tinggi terhadap partai-partai penyokong, untuk memastikan stabilitas politik dan pemerintahan dari ancaman turbulensi yang tidak produktif,” tutupnya.(*)






