POLITIK

Simulasi Radar Bogor Grup, Di Sukabumi Sebar 18.240 Kertas Suara

×

Simulasi Radar Bogor Grup, Di Sukabumi Sebar 18.240 Kertas Suara

Sebarkan artikel ini
ANTRI : Sejumlah nelayan saat antri mengikuti simulasi dan sosialisasi Pemilu 2024 yang dilaksanakan Radar Sukabumi di Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.(FOTO : DENDI RADAR SUKABUMI)
ANTRI : Sejumlah nelayan saat antri mengikuti simulasi dan sosialisasi Pemilu 2024 yang dilaksanakan Radar Sukabumi di Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.(FOTO : DENDI RADAR SUKABUMI)

Selain waktu pelaksanaan, sosialisasi pada tata cara dan sosok yang dipilih dinilainya juga amat penting disampaikan kepada masyarakat supaya tidak asal-asalan dalam menentukan piluhan saat Pemilu nanti. Oleh karena itu, ia mengapresiasi upaya Radar Bogor Group mengenalkan hal tersebut pada masyarakat sehingga suara yang diberikan bisa sesuai dengan aspirasi.

Bank bjb Tandamata

“Terlebih pelaksnaan Pemiluhan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Calon Legislatif (Pileg) berbarengan, seperti tahun 2019. Saat itu masih banyak yang kebingungan dengan kertas suara Pileg. Data LSI saat ini menunjukan hanya 20 persenan saja orang yamg tau perbedaan antara kertas suata untuk DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten atau Kota,” ungkpanya.

Ia mendukung agar Radar Bogor Group terus mengawal Pemilu sesuai dengan asas LUBER JURDIL dan senantiasa mensosialisasikan informasi terkait Pemilu supaya masyarakat bisa menentukan pilihan karena gagasan dan rekam jejak para Capres, Cawapres, dan Caleg. Dengan begitu masyarakat memiliki moral standing dan bisa menagih janji pada Capres Cawapres maupun Caleg yang terpilih nantinya.

Lebih lanjut, Adrian menyarankan agar pelaksanaan simulasi digelar lebih tersistematis. Sebab simulasi ini dilihatnya memiliki nilai karena melibatkan banyak suara. Dirinya juga menganjurkan supaya dsimulasi ditambahkan dengan penggalian opini publik untuk mengetahui lebih dalam pengetahuan dan kesediaan masyarakat menghadapi Pemilu melalui kuesioner. (den/fat)