JAKARTA— Debat pertama calon presiden dan wakil presiden Indonesia yang di selenggarakan KPU bertajuk hukum, HAM, korupsi dan terorisme, petahana sudah lebih unggul dari lawannya. Demikian disampaikan pengurus PSI Kota Bandung, Ridwan Kurniawan kepada Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (13/1).
Ridwan mengatakan, debat kali ini Jokowi selaku petahana sudah melakukan penegakan hukum yang cukup baik. Hanya saja perlu peningkatan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
“Dalam fungsi hukum di negara ini yang perlu diperhatikan khususnya untuk pelaku-pelaku korupsi agar bisa memberikan efek jera, kita PSI tetap konsen untuk memberantas korupsi,” ujar Ridwan.
Ridwan berharap, penegakan hukum untuk pelaku korupsi diberikan sanksi sosial, sehingga dapat memberikan efek jera dan tidak terus terulang. Selain tentang hukum, lanjut Ridwan, isu HAM menjadi sesuatu hal menarik yang perlu disikapi. Diantaranya diskriminasi bagi para penyandang disabilitas.
“Yang menjadi skala prioritas pemerintah dalam isu HAM salah satunya bisa mengutamakan persoalan mengenai disabilitas, perlu disikapi dengan serius beberapa permasalahan diskriminasi ini, kita akan terus dorong pemerintah agar tidak ada diskriminasi,” papar caleg Kota Bandung itu.
“Dari mulai peluang kerja, pendidikan, fasilitas publik dan lainya, karena dalam Undang Undang setiap warga negara di jamin hak layak hidup,” tutupnya. (gan)




