Lebih lanjut, Zaenal yang juga Direktur Eksekutif Developing Countries Studies Center (DCSC) itu berpendapat, Partai Demokrat sampai saat ini belum menentukan arah dukungannya di Pilpres 2019.
Bahkan, bukan tidak mungkin bisa ke Jokowi, Prabowo, atau bergabung bersama tokoh alternatif jika masih ada. Namun, dia menilai Demokrat akan sulit memberikan dukungan kepada Gatot lantaran poros ketiga hingga kini tak terlihat kemajuan berarti. “Apalagi di kubu SBY masih ada nama AHY yang juga cukup positif di survei. Dengan demikian jalan Gatot masih cukup terjal karena peta dukungan parpol yang belum di tangan,” ujarnya.
Diketahui, Gatot bertemu SBY saat di acara buka puasa bersama di rumah mantan Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, Sabtu pekan lalu. Saat itu, kata Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, Gatot tiba-tiba menghampiri dan mencium tangan SBY. Ferdinand juga menegaskan tidak ada pembicaraan politik dalam pertemua tersebut.
(gwn/JPC)





