Panwaslu Ajak Awasi Pilkada Bersama-sama

SUKABUMI – Dalam upaya mengawasi penyelengaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Sukabumi, tentu saja peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Makanya, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi mengawasi jalannya Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Sukabumi dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat di Kota Sukabumi.

“Pengawasan itu tidak hanya cukup oleh kami tiga orang komisioner Panwaslu, tujuh orang panwascam, 33 orang PPL dan 527 orang petugas pengawas TPS saja. Perlu partisipasi dari masyarakat,” harap Ketua Panwaslu Kota Sukabumi, Muhammad Aminnudin, usai penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di Pemkot Sukabumi, kemarin (22/9).

Bacaan Lainnya

Dengan adanya partisipasi masyarakat, kata Amin, tentunya bisa menciptakan pelaksanaan Pilkada yang aman, nyaman dan kondusif. Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya menggerakan hati masyarakat agar ikut langsung dalam pengawasan Pilkada nanti. “Kami tidak ingin pelaksanaan Pilkada saat ini seperti periode sebelumnya,” tuturnya.

Sementara itu, mengenai NPHD, pihaknya akan berupaya memanfaatkan anggaran semaksimal mungkin sesuai dengan aturan yang ada. Pasalnya, anggaran dari APBD Kota Sukabumi senilai 3.5 miliar tersebut akan dipergunakan untuk pembelian barang dan jasa. “Nantinya anggaran ini akan diserahkan ke provinsi disatukan dengan anggaran dari provinsi. Nanti Satuan Kerja (satker) di Provinsi yang mengelola anggarannya,” kata Aminnudin.

Untuk anggaran dari APBD Provinsi Jabar sendiri, sudah menyiapkan dana sekitar Rp 4,4 miliar. Anggaran itu diperuntukan untuk membayar honor seluruh pegawai Panwas Kota Sukabumi. “Mulai dari Panwas kota, kecamatan, kelurahan hingga TPS. Pokonya, anggaran provinsi itu untuk honor,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Sukabumi, M Muraz mengatakan, Panwaslu Kota Sukabumi harus memiliki sikap netral dalam pengawasan jalannya Pilkada 2018 mendatang. Artinya, Panwaslu bisa menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku. “Tidak pilih kasih dan pandang bulu,” tuturnya.

Dikatakanya, anggaran yang dikucurkan itu sudah sesuai dengan kemampuan keuangan pemerintah daerah Kota Sukabumi. Meskipun tidak sesuai dengan harapan Panwaslu, tapi pihaknya sudah membantu secara maksimal. “Anggaran itu bisa digunakan sebaik-baiknya. Kalau ada yang kurang, dipahami soal administrasi, silahkan berkoordinasi dengan dinas terkait,” pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *