SUKABUMI— Jelang pleno penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP), Komisi pemilihan KPU Kota Sukabumi tengah memaksimalkan pematangan kinerja Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pemataangan tersebut dilakukan dengan menggelar kegiatan workshop DPHP ini untuk meminimalisir kesalahan saat pleno ditingkat PPS ataupun PPK.
“Sebanyak 14 perwakilan PPK dan 33 PPS kita ajak workshop, untuk pematangan penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran di setiap PPS dan PPK. Evaluasi saat ini berjalan lancar tidak ada kendala signifikan,” ujar Anggota KPU Kota Sukabumi, Harlan Awaludin, (4/3) kemarin.
Dikatakan Harlan, dalam persiapan pematangan kinerja DPHP ini, semua tingkatan sudah bisa memahami sistem kerjanya, baik itu secara dalam jaringan ataupun luar jaringan. Seluruh PPS dan PPK di Kota Sukabumi sudah siap melakasanakan DPHP. “Semua proses baik itu online dan offline sudah ditempuh. Apalagi sampai detail pun kita perhatikan,” jelasnya.
Nantinya pada kegiatan DPHP ini petugas PPS harus menyusun pemilih baru, pemilih yang tidak memenuhi syarat dan pemilih yang mengalami perubahan data. Ditingkat PPS ini diakui Harlan paling krusial, lantaran PPS ini mengaktualkan data hasil Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). “Hasil dari PPDP ini disusun dan dimutahirkan oleh PPS” ujarnya.
Untuk itu, di tingkat PPS ini kata Harlan harus jeli dalam memutahirkan data pemilih. Nantinya tidak akan lagi kesalahan berlanjut ketingkat berikutnya. “Iya PPS ini sangat krusial, nanti di PPK itu hanya memutahirkan hasil dari PPS,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk jadwal pleno pemutahiran data ditingkat PPS diselenggarakan pada 5 Maret sampai 7 Maret. Sedangkan untuk tingkat PPK pada 8 Maret sampai 9 Maret. ” Pleno itu dilakukan setiap PPS dan PPK Masing-masing,” pungkasnya. (bal)





