Dengan begitu sisa anggaran itu, kata Hanafie bisa dipergunakan untuk kepentingan lain seperti program yang menyentuh masyarakat. “Ya nanti kita terus gali pendapatan Daerah dan mengefesiensikannya agar program kepada masyarakat akan lebih besar,” ungkanya.
Jadi ketika warga tidak mampu itu sudah di akomodir oleh BPJS Kesehatan melalui anggaran APBD sehingga rumah sakit wajib menerima warga yang berobat. Tak dipungkiti Hanafie dulu memang kendalanyanya karena keterbatasan anggaran yang belum tersedia. ” Namun setelah saya melakukan perhitungan bisa dilakukan efesiensi,” jelasnya.
Sementara, Ketua RW Ade Mulyana mengaku siap akan mendukung pasangan Ijabah ini di Pilwalkot yang sebentar ini akan bergulir. Apalagi sosok seorang Hanafie yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Sukabumi sudah benar-benar mengetahui dan mengerti kekurangan dan kelebihan pemerintahan saat ini. ” Kami mendukung Ijabah karena perlu bukti, kerja nyata bukan sebatas janji saja. Soal kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan itu hanya mendesak,” pungkasnya. (bal)

