Pilkada Kota Sukabumi

Paslon Wali Kota Sukabumi Fahmi Dida Sentil yang Gemar Money Politik dan Kampanye Hitam

×

Paslon Wali Kota Sukabumi Fahmi Dida Sentil yang Gemar Money Politik dan Kampanye Hitam

Sebarkan artikel ini
Fahmi Dida

SUKABUMI – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, nomor urut 1 Achmad Fahmi-Dida Sembada mengkritisi pasangan calon maupun tim, dan para relawannya yang kerap melakukan black campaign (kampanye hitam) serta gemar membagikan uang atau politik uang di masa kampanye.

Calon Wakil Wali Kota Sukabumi, Dida Sembada mengatakan, budaya bagi-bagi uang seperti itu merusak demokrasi yang sudah terbangun dengan sudah payah.

Bank bjb Tandamata

“Jangan pilih paslon yang gemar membagi-membagikan uang, apalagi dengan bersumpah segala. Tindakan itu merusak demokrasi yang sudah terbangun sedemikian rupa,” tegas Dida belum lama ini.

Sejatinya kata Dida, bagi para calon pemilih, hendaknya terlebih dahulu meneliti program paslon yang berpihak terhadap kepentingan masyarakat dan realistis, bukan hanya janji-janji manis.

“Kami telah sampaikan di mana-mana, sekarang tidak perlu janji-janji tapi bukti. InsyaAllah 13 program unggulan paslon nomor 1 akan kami wujudkan jika kami terpilih nanti,” ungkapnya.

Di sisi lain, Dida menyampaikan akan memanfaatkan masa kampanye yang tinggal menghitung hari dengan sapa warga dan membagi tugas dengan calon wali kota sesuai jadwal yang ditetapkan oleh tim pemenangan melakukan sapa warga.

“Kita akan memanfaatkan waktu yang hanya dua minggu ini untuk melakukan konsolidasi dengan para relawan khususnya dan warga pada umumnya,” imbuhnya.

Dia juga berpesan agar warga menggunakan hal pilih sesuai dengan data yang ada. Karena pemilihan dilakukan secara langsung umum bebas rahasia.

“Insya Allah pelaksanaan Pilkada akan berjalan lancar berkaca pada Pileg dan Pilpres yang lalu,” tandasnya.

Sementara itu, Calon Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi meyakini pemilih atau masyarakat akan memilih pemimpin yang tepat, bukan yang mengiming iming dengan uang dan melakukan black campaign.

“Saya yakin masyarakat dapat memilih pimpinan yang tepat. Terkait adanya money politic dan bertebaran konten konten negatif, saya sangat yakin masyarakat akan memilih pemimpin yang tepat,” tegasnya.

“Kita jadikan Pilkada ini sebagai sarana yang membahagiakan dan tentunya bermartabat. Jadi mari sama-sama mengikuti Pilkada ini dengan aturan yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (ris).