Di sisi lain, Febri menilai tingkat kepercayaan masyarakat terhadap elit politik sudah mulai memudar. Maka dari itu, banyak komunitas dari kalangan anak muda serta masyarakat yang sudah muak dengan omong kosong para politikus mendorong dirinya berdua dan merubah tatanan Kota Sukabumi.
“Ya, melihat kondisi masyarakat yang mana tingkat kepercayaan terhadap partai politik sudah menurun akhirnya kami memutuskan untuk maju pilkada melalui jalur independent. Yang mana kedaulatan dikembalikan pada rakyat sepenuhnya tanpa ada intervensi dan atau kepentingan partai politik,” tegasnya.
Adapun persiapan pendaftaran melalui jalur independent, Febri mengaku sudah 70 persen tinggal sisanya masih terus digenjot. Sebab, salah satu syarat yaitu minimal dukungan pemilih sebanyak 21.933.
“Kami sudah mengumpulkan dukungan langsung dari masyarakat sebagai salah satu perayaratan untuk calon perseorangan dan telah mencapai 70 persen dari ketentuan yang berlaku. Mudah mudahan diberikan kelancaran,” pungkasnya. (ris)






