Pilkada Kabupaten Sukabumi

DPW : Usungan PPP Belum Permanen

SUKABUMI – Wakil Ketua I Bidang OKK DPW PPP Jawa Barat Yusuf Fuad menegaskan bahwa dukungan PPP kepada Wakil Bupati Adjo Sarjdono belum secara resmi, menurutnya kunjungan kandidat calon petahana untuk Pilkada 2020 tersebut hanya sebatas silaturahmi, namun dirinya juga membenarkan bahwa sinyal untuk mendukung Adjo sangatlah kuat.

“Cuma silaturahmi ke DPC, kalau secara resmi nanti kan diputuskan pada tanggal 18 Januari mendatang. Kan untuk bisa mendukung dan mengusung harus secara keputusan bersama-sama, “jelas Yusuf Fuad saat dihubungi radarsukabumi, (09/01).

Menurutnya, keputusan resminya akan segera diputuskan bersama 47 PAC yang nantinya dikumpulkan oleh DPC PPP Kabupaten Sukabumi dan tim Deks Pilkada dan akan dibahas pada Forum Kompercab.

Sementara soal pasangan Adjo, dirinya juga secara terbuka belum bisa menyampaikan. Meski, saat ini PPP mengharapkan ada kader terbaik yang mendampingi, tentunya harus melewati beberapa mekanisme dan pembahasan.

“Kemarin kan tidak membahas pasangan, meski berdasarkan informasi ada enam orang yang berminat mendampingi pak Adjo, tetapi tidak bisa dibuka siapa enam orang itu, “cetusnya

Dari awal PPP dan PKB atau yang disebut koalisi Hejo Ludeung sudah meramaikan perpolitikan jelang Pilkada 2020 mendatang. Sangat memungkinkan arah usungan dan dukungan kepada Adjo terjadi, pasalnya kader-kader didaerah sangat mengharapkan hal tersebut. Tetapi, tentunya harus melewati beberapa proses salah satunya Kompercab.

Loading...

“Nantinya, keputusan tetap berdasarkan musyawarah dengan mengumpulkan beberapa pengurus cabang PPP, organisasi partai dan PAC. Karena saat ini, ada beberapa PAC yang mempertanyakan kenapa tidak segera disosialisasikan ke PAC-PAC.

Tetapi, saya yakin mereka PAC menyetujui langkah ini dan mendukung. Kalaupun ada yang tidak mendukung, ya tentunya ini demokrasi. Namun, saya yakin sinyal untuk mendukung sangat kuat, “cetusnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, PPP kedepan selain itu saat ini sedang membangun koalisi dengan lima parpol lainnya, meski tidak disebutkan parpol mana saja. Orang yang pernah duduk di DPRD Jawa Barat ini mengatakan masih menunggu siyal dari parpol lain hingga bulan Februari dan Maret untuk membangun koalisi yang pemanen.

“Kalaupun pada akhirnya tidak ada parpol lain yang masuk, tentunya kursi PPP dan PKB sudah memenuhi syarat untuk mengusung, tetapi kami masih berupaya untuk melakukan komunikasi dengan parpol lain untuk bersama-sama. Dan komunikasi masih berjalan, kita tunggu saja. Karena kami tidak baik juga masuk terlalu dalam ke partai lain, “tukasnya. (hnd)

[IT_EPOLL id="125086"][/IT_EPOLL]

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button