“Di awal 2014, Jokowi masih punya Rini Suwandi yang mampu putar-putar di antara direksi BUMN, yang tidak dipahami presiden,” ujarnya.
“Lantas, apa mungkin presiden berani copot Luhut. Ada yang bilang, mencopot Luhut, maka tumbanglah pulak si Jokowi itu dari Istana Presiden,” sambung Beathor.
Apalagi, kini Luhut telah memiliki banyak akar relawan di penjuru nusantara. Sehingga, Beathor pun ragu Jokowi punya nyali untuk mencopot Luhut.
“Apakah Jokowi punya nyali mencopot Luhut yang akar relawannya semakin kuat?” tutupnya.






