Dalam kunjungan ke ITS, Amran juga meninjau sejumlah inovasi teknologi karya mahasiswa, salah satunya traktor listrik yang dinilai lebih hemat dan efisien. Kementerian Pertanian langsung memesan 10 unit untuk uji coba. “Traktor yang dibuat ini harganya separuh dari biasanya. Efektif, tidak menggunakan solar tetapi listrik. Jadi sangat hemat,” jelasnya.(*)
Mulai 1 Juli, Indonesia Stop Impor Solar dan Terapkan B50



