POLITIK

KPU Sebut Semua Penyelenggara Diwajibkan Rapid Test

SUKABUMI — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa semua petugas Penyelenggara wajib melakukan rapid test. Mulai dari Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Nantinya, kegiatan rapid test test akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi.

Komisioner Divisi Data dan Informasi Ayi Saepudin mengatakan, kemungkinan berdasarkan tahapan pada pertengahan juli mendatang semua Penyelenggaraakan dilakukan rapid test. Nantinya, secara teknis rapid test tersebut diawali dari pengawai Sekretariat KPU, kemudian anggota PPK, PPS, dan PPDP. “Ya setelah perekrutan PPDP kita kemungkinan lakukan itu, sekarang masih berjalan tahapan perekrutan PPDP, “terangnya.

Sementara untuk jumlah PPDP nanti disesuaikan dengan jumlah TPS yang ada berdasarkan pemetaan yang dilakukan dilapangan. Diketahui, jumlah PPDP mengacu Surat Keputusan KPU RI nomor 169.PP.02-Kpt./03/KPU/III/2020. Satu orang di satu TPS jika jumlah pemilih mencapai 500. Kemudian dua orang maksimal jika pemilih melebihi 500 orang.

Terkait syarat calon PPDP, Ayi menjelaskan yang bersangkutan harus tidak pernah dijatuhi sanksi disiplin pegawai, independen dan tidak berpihak dengan membuat surat pernyataan, berusia antara 20 tahun hingga 50 tahun, sehat jiwa dan tidak memiliki penyakit degeneratif dengan surat pernyataan. “Intinya kita semua, sebelum di resmi akan dilakukan dulu rapid test, agar bisa memastikan sesuai protokol kesehatan yang disarankan pemerintah, “terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari KPU RI sebanyak 1.871.142 pemilih yang saat ini sedang dilakukan pencermatan dan penyandingan. Ada penambahan dari sebelumnya sebanyak 4.144 orang termasuk didalamnya pemilih pemula. “Nanti hasil akhirnya untuk itu di Coklit (Pencocokan & penelitian), “tukasnya. (hnd)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button