Fenomena Anggota Dewan Gadai SK Ganggu Kinerja

  • Whatsapp
KOSOLIDASI: Pengurus DCP PDIP Kabupaten Sukabumi pada saat mengikuti konsolidasi Organisasi PDIP dalam Menyongsong Pilkada Serentak Tahun 2020 di Gedung Hesti Cibadak.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jabar Ono Surono menilai fenomena anggota dewan menggadaikan SK ke Bank adalah hal yang wajar saja selama tidak menggangu kinerja. Menurutnya, PDIP sendiri masih belum memiliki aturan soal itu.

Hanya saja, PDIP secara terbuka menjelaskan bahwa ada kewajiban anggota DPRD memberikan iuran gotong royong berbentuk iuran. Mulai iuran dana abadi partai yang disetokan ke DPP dan dana iuran rutin bulanan ke DPC.

Bacaan Lainnya

“Saya cuma mengingatkan kepada setiap pemimpin fraksi yang ada didaerah, termasuk kepada Ketua DPCnya untuk bisa membatasi Platform kredit yang diambil. Sehingga tidak berpengaruh terhadap kewajiban gotong royong setiap bulannya, “terang Ono sausai menghadiri kegiatan Konsolidasi Organisasi PDIP dalam Menyongsong Pilkada Serentak Tahun 2020 di Gedung Hesti Cibadak, kemarin.

Selama tidak menggangu kinerja itu bisa-bisa saja. Tetapi, kalau bisa platformnya tidak harus maksimal hingga tak ada lagi uang gaji yang bisa dibawa ke rumah, dan itu pasti bisa menggangu kinerja dewannya sendiri. Pada akhirnya para anggota dewan sering melakukan kunjungan ke luar daerah untuk mencari tambahan.

“Kita menghindari itu, walaupun belum diatur dalam aturan partai. Tapi ini merupakan himbauan kepada pimpinan fraksi untuk tidak mengambil Platform secara maksimal, “tandasnya.

Saat ditanya soal konsolidasi partai di delapan daerah yang akan mengikuti pilkada 2020 mendatang. Dirinya menjelaskan, bahwa saat ini sudah melakukan pemanasan mesin partai. Bahkan untuk Kabupaten Sukabumi yang merupakan titik kelima menjadi perhatian khusus. Pemanasan mesin partai adalah hal yang utama dalam menyongsong kemenangan. Dan kegiatan ini sesuai dengan amanat organisasi yang dibahas dalam kongres lalu.

“DPD PDI perjuangan solid bergerak Untuk Indonesia. Disisi lain, kita sudah membuka penjaringan kepala daerah, di seluruh DPC yang akan mengikuti pilkada, mulai dari tanggal 1 September mudah mudahan pada 20 September dan tanggal 23 DPC melaporkan hasil penjaringan, “tambahnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan untuk stategi pemenangan dirinya sudah menyiapkan khusus. Yang terpenting sekarang adalah calonnya sudah ada dahulu yang sesuai kreteria yang diharapkan oleh PDIP. Baik secara idiogi dan nasionalisme harus benar-benar teruji. Yang terpenting tidak terpapar radikalisme dan tentunya memiliki elektabilitas dan popularitas yang bagus.

“Secara khusus, kami ingging menang semua dari delapan daerah yang mengikuti pilkada. Makanya saat ini, pihaknya masih melakukan penjaringan untuk kemudian untuk melakukan pendalaman agar menemukan calon yang siap menang, “tukasnya.

 

(hnd)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *