Calon Gubernur Jawa Barat TB Hasanudin

BANDUNG— Calon Gubernur Jawa Barat TB Hasanudin berkomitmen kuat untuk membumi hanguskan Politik sara yang muncul dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2018-2023 ini. Kang Hasan sapaannya mengatakan, sudah jelas di dalam Undang-Undang Pemilu bahwa Politik Sara itu dilarang, karena akan menimbulkan gejolak dan konflil sosial ditengah masyarakat.

“Tentu saya tau persis main Sara itu dilarang sesuai dengan undang-undang yang kedua saya ini mantan pejabat petugas keamanan tidak mungkinlah saya melakukan hal seperti itu,” kata Kang Hasan usai menghadiri silaturahmi MUI dengan DKM Se Jawa Barat, untuk Mewujudkan Jawa Barat Kondusif dalam Pelaksanaan Pilgub/Pilkada Serentak tahun 2018, menolak politik uang dan politisasi SARA, di Hotel Grand Pasundan Kota Bandung, Rabu (21/2).

Sehingga Kang Hasan mengajak kepada masyarakat Jawa Barat dan pendukungnya untuk tidak bermain isu Sara dalam masa kampanye Pilgub ini. “Saya juga memerintahkan kepada pendukung saya jangan main fitnah jangan suudzon jangan memojokkan orang melalui ungkapan ungkapan kebencian, jangan bermain cara sesuai dengan yang dilarang dalam undang-undang lebih khusus undang-undang Pilkada,” katanya.

Disamping itu, ia pun mengapresiasi kepada MUI yang sampai saat ini terus mengawal perkembangan bangsa, karena tidak hanya isu Sara yang dikaji di MUI ini, akan tetapi masalah Radikalisme pun menjadi bagian dari kajian ini. “Bukan soal Sara saya kira, soal radikalisasi juga dilakukan dan dikaji aktif oleh Majelis Ulama Indonesia, sehingga ini menjadi mitra bagi para aparat keamanan,” pungkasnya. (bon)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *