“Cara itulah yang ditempuh di tengah pandemi. Ada keterbatasan tapi di media sosial dan mesin partai terus digerakkan,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, DPD Partai Golkar Jabar tidak perlu mendeklarasikan Airlangga Hartarto sebagai capres karena pihaknya sudah jelas mengusung Menko Perekonomian itu.
Deklarasi-deklarasi serupa tentunya berasal dari masyarakat yang tidak berafiliasi pada partai.
“Sudah jadi kewajiban kami untuk mendukung Pak Airlangga untuk menang di 2024 nanti. Karena itu sudah jadi keputusan Munas,” tandasnya.






