Amien Rais Buat Partai Ummat, Ada yang Mau Bergabung?

  • Whatsapp

RADARSUKABUMI.com – Amien Rais mengajak masyarakat bergabung dengan Partai Ummat. Partai yang baru saja dibentuknya untuk sama-sama berjuang.

Ajakan dan tawaran itu disampaikan Amien Rais melalui video yang diunggah melalui akun Youtube pribadinya, Jumat (9/10/2020).

Bacaan Lainnya

Video itu diberi judul ‘Falsafah Perjuangan Amien Rais. Mari Bergabung Bersama Partai Ummat’.

Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengawali dengan bercerita tentang pelajaran hidup yang diwariskan kedua orang tuanya kepada diirnya.

Bahwa hidup harus ikhlas hanya mencari ridho Allah, bukan mencari ridho manusia dan menjadi hamba Allah yang beramar maruf nahi munkar.

“Kita tidak boleh hanya beramar maruf, tapi lupa bernahi munkar,” ujarnya.

Bagi mereka yang bernahi munkar, maka akan menghadapi resistensi atau perlawanan banyak kalangan.

“Karena mereka cenderung ingin tetap berkuat pada kemungkaran, kemaksiatan dan kezalimannya,” sambungnya.

Amien menyebut, orang tuanya juga selalu mengajarkan hidup menjadi indah dan penuh gairah di saat berhasil mengatasi masalah-masalah ketidakadilan.

“Benang emas Al Quran adalah kewajiban orang beriman untuk menegakkan keadilan, kapan saja, dimana saja dan dalam kondisi apa saja,” katanya.

Mantan Ketua MPR RI ini juga mengaku banyak berguru kepada banyak tokoh bangsa.

Terutama kepada Muhammad Natsir yang merupakan tokoh nasional.

“Banyak sekali kearifan hidup yang diajarkan Pak Natsir pada generasi muda di zamannya,” ungkapnya.

Salah satu diantaranya yang diingatnya adalah berjuang menegakkan kebenaran dan memberantas kebatilan perlu proses panjang.

Dia lantas menganalogikakan dengan berjalan jauh dan menghadapi banyak rintangan.

“Namun terus saja, terus saja jangan berhenti. Insya Allah, konvoi akhirnya sampai ke tujuan idaman,” kata Amien.

Karena itu, ia lalu memilih untuk melahirkan Partai Ummat sebagai wadah perjuangan menyongsong Indonesia masa depan yang merupakan sebuah keharusan atau keniscayaan.

Menurutnya, partai baru sebagai sebuah wadah perjuangan untuk menyongsong masa depan Indonesia adalah sebuah keharusan dan keniscayaan.

“Partai baru itu bernama Partai Ummat. Al-quran menyebut kata ummat sebanyak 64 kali,” katanya. (ps)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *