Wakili Sukabumi Jadi Duta Anak Nasional

KEREN: Pelajar SMA asal Sukabumi saat mengikuti HAN di Makassar beberapa waktu lalu. (ki-ka) Al Barra (SMAN 3 Kota Sukabumi) dan Fatthurahman Syukur (SMAN 1 Cisaat Kabupaten Sukabumi) bangga menjadi wakil Sukabumi.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com  – Dua Pelajar SMA asal Sukabumi mewakili kotanya mengikuti kegiatan Duta Anak yang di gelar Forum Anak Nasional (FAN) di Makasar pada Jumat-Selasa (19-23 Juli). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang dihelat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Kedua siswa itu adalah Al Barra pelajar SMAN 3 Kota Sukabumi, dan Fatthurahman Syukur pelajar SMAN 1 Cisaat Kabupaten Sukabumi. Keduanya merupakan Ketua Forum Anak Nasional di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulillah itu menjadi pengalaman pertama saya, karena bisa ikut kampanyekan isu dan hak pemenuhan anak di level nasional,” terang Barra, siswa kelas XI IPA ini kepada Radar Sukabumi.

Kegiatan tersebut dihadiri pelajar forum anak dari seluruh kota/kabupaten dari 34 provinsi di Indonesia.
“Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami, sebab banyak kegiatan yang dapat menambah ilmu dan pengalaman seperti diskusi forum anak, ” ujarnya.

Dijelaskan Barra, diskusi dilangsungkan selama dua hari, kemudian kegiatan outbond yang dipusatkan di Pantai Akarena dan terakhir penutupan forum anak yang dilaksanakan di Benteng Rotterdam pada 22 Juli 2019, serta puncak HAN 2019 yang digelar di Lapangan Karebosi pada 23 Juli 2019. Semua anak yang tergabung ke FAN sama-sama mengkampanyekan isu dan hak pemenuhan anak di Indonesia.

“Seru sih acaranya, karena dari situ kita bisa menambah teman dari berbagai daerah, dan kita mengetahui permasalahan anak di setiap daerah itu ternyata beda-beda,” ungkap siswa yang juga aktif di kegiatan OSIS.
Kegembiraan lain juga ditunjukkan Fatthurahman Syukur yang juga menjadi wakil Kabupaten Sukabumi di ajang bergengsi tersebut.

Siswa kelas XII IPA itu mengaku sangat bersyukur bisa terpilih menjadi Duta Anak Jabarm tepatnya mewakili Kabupaten Sukabumi. Karena menurutnya menjadi Duta Anak Jabar itu merupakan penghargaan dan prestasi terbesar di usianya yang masih sangat muda. Di FAN dirinya bisa bertemu dengan banyak anak dengan latar belakang dan daerah asal yang berbeda.

“Bhineka Tunggal Ika sangat aku rasakan di sana, perbedaan kita bukan menjadikan perpecahan malah menjadi saling melengkapi.

Di sana kita merumuskan suara anak Indonesia untuk diajukan ke Presiden dan membuat program kerja untuk Forum Anak Jabar melalui serangkaian acara yang sangat mengesankan,” ulas Fatthurahman.

Sebagai anak Indonesia, ia bersyukur dan bangga bisa aktif dan berpartisipasi dalam perumusan suara anak Indonesia. “Acara FAN 2019 menjadi momen terbaik yang pernah aku jalani dalam hidup ini,” ucapnya.

Kepada Radar, Fathur, begitu sapaan akrabnya ini menceritakan awal dia mengikuti FAN.
“Awalnya ajakan dari teman satu sekolah,” paparnya.

Ia langsung tertarik untuk menjadi pengurus FAN untuk wilayah Kabupaten Sukabumi. “Pas diajak temen langsung tertarik, kebetulan dulu Ketuanya kakak kelas di sekolah, saya langsung ajukan jadi pengurus terus diwawancara Alhamdulillah lolos, dan bersyukurnya lagi Fathur dipercaya untuk jadi Ketua FAN ngegantiin Kang Habibie kuliah di Lampung,” terangnya.

Ia pun berharap, dengan adanya suara anak Indonesia, hak-hak anak Indonesia bisa terpenuhi dan juga aku dengan ilmu yang telah ia dapatkan kemarin tentunya bersama teman-teman pengurus FORBUMI bisa terus memperjuangkan hak-hak anak khususnya di Kabupaten Sukabumi. Sehingga membantu Kabupaten Sukabumi menjadi kabupaten layak anak.

 

(wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.