Acara puncak dari seminar ini ditandai dengan penyerahan simbolis Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) dari mahasiswa KKN kepada perwakilan Kolot Lembur Kampung Adat Cipta Rasa. Penyerahan ini menjadi simbol komitmen mahasiswa KKN dalam membantu masyarakat membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terstruktur di kawasan ini.
“Kami berharap TPS ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Kampung Adat Cipta Rasa, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” kata Bunga Resgia, Ketua Tim KKN, saat menyerahkan TPS tersebut.
Seminar ini diharapkan menjadi titik awal bagi Kampung Adat Cipta Rasa dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan yang berkelanjutan, tanpa meninggalkan kearifan lokal yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Melalui kolaborasi antara dunia akademis, pemerintah, dan masyarakat adat, diharapkan tercipta solusi pengelolaan sampah yang inovatif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik kampung adat ini. Dengan semangat gotong royong dan penghormatan terhadap tradisi, Kampung Adat Cipta Rasa diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. ***






