UNIVERSITAS NUSA PUTRA

Ketika Tradisi Lokal Jadi Magnet Budaya Dunia

×

Ketika Tradisi Lokal Jadi Magnet Budaya Dunia

Sebarkan artikel ini
Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi

Sabri juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret kampus dalam menyelaraskan pendidikan global dengan nilai-nilai lokal. “Budaya adalah ingatan kolektif suatu bangsa. Jika kita ingin membentuk generasi global yang berempati, maka mereka perlu tahu dari mana budaya itu berasal dan bagaimana ia hidup dalam keseharian masyarakat,” tambahnya.

Kehadiran mahasiswa asing di Seren Taun membuktikan bahwa budaya lokal bukan hanya warisan, melainkan juga jembatan diplomasi global. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat adat, mahasiswa seperti Drey, Asma, dan Esha bukan hanya menjadi tamu, tetapi juga duta kecil yang kelak akan membawa cerita tentang Indonesia ke tanah asal mereka.

Bank bjb Tandamata

Sementara masyarakat Kasepuhan Sinar Resmi dengan bangga memperlihatkan jati diri budayanya, dunia pun perlahan menyadari: bahwa di balik heningnya leuweung kolot dan gemuruh kentongan Seren Taun, ada kekuatan besar dari tradisi yang mampu menyatukan banyak bangsa.

Dan ketika langit Sinar Resmi mulai meredup, dan suara angklung serta kecapi mulai mengalun lembut di penghujung acara, para mahasiswa itu tak hanya pulang dengan kenangan, tapi juga dengan pemahaman baru—bahwa Indonesia, dengan seluruh kekayaan budayanya, adalah tempat yang selalu punya ruang untuk mengajarkan tentang arti menjadi manusia seutuhnya.(*)